Jumat, 25 September 2026 - 05:21 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

Rabu, 3 Maret 2021
258 views
0
Screenshot_2021-03-03-23-44-06-02

Kampung Tangguh Muba Hasilkan Cadangan Pangan Strategis Nasional

kitamerahputih.com
Kamis, 04/03/2021.

Sekayu - Sumsel, Sejak dijalankan di masa pandemi COVID-19, kampung tangguh di Muba memenuhi lima program prioritas. Kelima program diantaranya satu desa satu posko, ketahanan pangan, bantuan sosial, kemandirian sosial, dan lestari hutanku dijalankan dengan mencapai hasil yang maksimal.

Salah satunya, ketahanan pangan. Program ketahanan pangan Kampung Tangguh di Muba menghasilkan aspek penilaian tertinggi.

"Program ketahanan pangan di Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa Muba misalnya yang mampu menjadi cadangan strategis pangan di Kabupaten Muba hingga cadangan strategis nasional dengan luasan wilayah 141 hektar yang mampu menghasilkan kurang lebih 1.600 ton beras yang dipanen tiga kali dalam satu tahun, tentu ini sangat luar biasa," ungkap Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIk.

Erlin menuturkan, kegiatan utama Kampung Tangguh Musi di Desa Ngulak Sanga Desa yang menjadi unggulan adalah pada program Kedua dari lima langkah strategis dalam menghadapi masa pandemi Covid-19, yaitu ketahanan pangan.

"Dan kami nobatkan sebagai Kampung Tangguh terbaik di Muba dan masuk dalam nominasi tingkat Provinsi Sumsel," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam kesempatan Kunker ke Sanga Desa dalam rangka Panen Perdana, Rabu (3/3/2021) mengungkapkan Kampung Tangguh Musi menurutnya, sangat Luar biasa kampungnya, bisa jadi percontohan bagaimana tiga pilar dari masyarakat bisa bersatu.

"Membuat wadah bukan hanya  ketahanan pangan saja, ada juga sosial budayanya, ada juga siswa-siswi yang bisa belajar daring disana. Ini bagus, tingkatkan dan kita rapikan lagi," ulasnya.

Bupati Dodi juga berpesan agar warga harus tetap peduli untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan meningkatkan pengawasan terhadap kebakaran hutan. Puncak kemarau yakni di bulan Juni hingga Agustus, maka dari sekarang harus mulai waspada.

"Saya lihat tadi di Kecamatan Sanga Desa sudah bagus peralatannya, sudah baik tinggal dilengkapi, apresiasi ada masyarakat peduli api di setiap desa," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Apresiasi Loyalitas Nasabah, Bank Sumsel Babel Serahkan Hadiah Undian SIMPEDA 2026: Nasabah Capem Lalan Raih Rp100 Juta

Fri, 24 Apr 2026 09:38:07am

PALEMBANG – Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi loyalitas nasabah hingga ke pelosok daerah. Pada Jumat...

Perkuat “Link and Match”, Disnakertrans Muba Desak Perusahaan Laporkan Data Kebutuhan Tenaga Kerja dan Spesifikasi Vokasi

Fri, 24 Apr 2026 09:20:13am

PALEMBANG, 24 APRIL 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)...

Warga Lawang Wetan Serbu Operasi Pasar Murah dan Isi Ulang LPG 3 Kg

Thu, 23 Apr 2026 12:00:01am

Lawang Wetan, Muba – Di tengah fluktuasi harga pasar, Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus...

Wujudkan Muba Maju Lebih Cepat, Disnakertrans Kawal Rekrutmen Lokal PT Gorby Putra Utama 

Wed, 22 Apr 2026 01:48:33am

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan taringnya dalam memperjuangkan hak kerja putra-putri daerah. Di bawah...

Pemkab Muba Kebut Peralihan Listrik, Target 15 Mei PLN Layani Seluruh Pelanggan

Wed, 22 Apr 2026 12:05:22am

SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempercepat proses peralihan layanan listrik dari PT MEP ke PT PLN (Persero). Hal ini dibahas...

Baca Juga