Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:23 WIB
banner ucapan Sekda revs

Wujudkan Muba Maju Lebih Cepat dan Sejahtera

Senin, 23 Juni 2025
145 views
0
IMG-20250630-WA0264

SEKAYU, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Tahun 2025–2029, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Muba H M Toha di Opproom Pemkab Muba, Senin (23/6/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Wakil Bupati Muba Kyai Rohman, Sekda Muba Dr Drs H Apriyadi MSi, Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumai, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Muba Hj Patimah, Staf Ahli TP PKK Muba Rosada Rohman, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta pemangku kepentingan lainnya.

Hadir juga Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Direktorat Pembangunan Indonesia Barat Deputi Pembangunan Kementerian Bappenas Dr rer nat Jayadi SSi MSE MA (secara virtual), Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Hari Wibawa SP MM, dan Ketua Tim Penyusun RPJMD dari Universitas Sriwijaya Dr Mirza Antoni

Dalam sambutannya, Bupati Toha menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelaraskan janji politik ke dalam dokumen perencanaan RPJMD Muba 2025–2029. Ia juga menekankan bahwa sebelum pelaksanaan Musrenbang ini, telah digelar Forum Konsultasi Publik guna menghimpun berbagai masukan terkait data, isu strategis, serta aspirasi masyarakat.

“Visi pembangunan lima tahun ke depan adalah Maju Lebih Cepat, Bersama Menyejahterakan Musi Banyuasin. Ini mencerminkan semangat percepatan pembangunan yang inklusif dan merata,” tegasnya.

Lanjutnya, untuk mencapai visi tersebut, ditetapkan tujuh misi pembangunan daerah, antara lain, tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani, penguatan SDM, rekonstruksi sosial dan ekonomi, moderasi beragama dan ekonomi keumatan, percepatan infrastruktur, peningkatan peran dunia usaha dan kampus, serta pengelolaan SDA berkelanjutan.

Ia juga memaparkan 22 program prioritas yang akan dijalankan hingga 2029, di antaranya, Sikat Korupsi, Akte dan KTP Gratis Sampai ke Rumah, Satu Desa Rp1,5 Miliar, Beasiswa Prestasi Sampai Sarjana, Bantuan Guru Mengaji (Bajig), Digitalisasi dan Klinik Usaha, Santunan Kematian, serta Ekosistem Industri Halal.

"Dalam proses perencanaan ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkontribusi aktif dalam proses penyusunan RPJMD ini dan pelaksanaannya nanti. Sehingga misi, tujuan, dan sasaran pembangunan di Muba menjadi lebih cepat dan mensejahterakan seluruh Masyarakat, tambah Toha.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Muba, Agus Arisman ST, menjelaskan bahwa RPJMD ini disusun berdasarkan berbagai regulasi nasional dan daerah, termasuk UU No. 25/2004, UU No. 23/2014, serta Perpres No. 12/2024 tentang RPJMN 2025–2029. Penyusunan juga mempertimbangkan berbagai isu strategis, seperti kemiskinan, kualitas SDM, ketahanan ekonomi, infrastruktur, digitalisasi layanan publik, hingga tantangan lingkungan dan bencana.

Indikator makro tahun 2024 menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,94%, penurunan angka kemiskinan menjadi 12,88%, dan IPM mencapai 72,27. Target hingga 2029 mencakup kemiskinan di bawah satu digit, peningkatan IPM ke 73,5, serta pertumbuhan ekonomi antara 5,10–5,50%.

"Dari sisi ekonomi, Muba masih didominasi sektor primer, seperti pertambangan, pertanian, dan pengolahan. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, lima tahun ke depan akan difokuskan pada hilirisasi industri, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan empat kawasan strategis, yakni ketahanan pangan, ekonomi halal, energi berkelanjutan, dan pariwisata budaya," ungkap Agus.

Dikatakannya, secara fiskal, Muba memiliki kapasitas fiskal tinggi namun masih didominasi belanja rutin. Pemerintah akan mendorong peningkatan porsi belanja pembangunan serta menggenjot investasi melalui insentif, penyederhanaan perizinan, dan branding daerah.

Dalam hal kewilayahan, tantangan seperti konflik batas dan infrastruktur akan diatasi melalui pengembangan kawasan strategis seperti agropolitan, perkebunan, dan industri. Enam tahapan pembangunan ditetapkan untuk memastikan kesinambungan hingga 2030, dimulai dari persiapan fondasi hingga transformasi dan keberlanjutan.

"RPJMD 2025–2029 ini diselaraskan dengan RPJPD Muba, RPJMD Provinsi Sumsel, dan RPJMN nasional guna memastikan integrasi pembangunan dari pusat ke daerah," pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan hasil MUSRENBANG RPJMD Kabupaten Muba tahun 2025-2029.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

RSUD Sekayu Segera Jadi Tempat Vaksinasi Internasional Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri Baik Pelajar ataupun Jamaah Umroh dan Haji.

Tue, 16 Sep 2025 07:27:22am

  Sekayu, Muba – Kabar gembira bagi masyarakat Muba. RSUD Sekayu segera menjadi salah satu tempat pelaksanaan vaksinasi internasional,...

Polsek Sanga Desa Berhasil Bekuk Pelaku Ilegal Drilling

Mon, 15 Sep 2025 02:04:35pm

AQJ newsInsiden kebakaran dan ledakan terjadi di sumur minyak illegal yang berlokasi di Dusun VII, Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi...

Target 2 kursi Dapil Lilin Keluang “Golkar Solid untuk Indonesia Maju”

Thu, 11 Sep 2025 10:27:35am

AQJ News com Abdul Kadir AK,SH Ketua Partai Golkar Kecamatan Sungai Lilin menargetkan 2 Kursi kepada kader Partai Golkar di kecamatan Sungai lilin...

Ketua DPD Partai Golkar Musi Banyuasin Kukuhkan Pengurus Partai SE Kecamatan Sungai Lilin

Thu, 11 Sep 2025 09:33:19am

Kita merah Putih , Sungai lilin Untuk mengoptimalkan fungsi partai serta melaksanakan Tugas-tugas Partai dan memperkuat partisipasi politik anggota...

Sigap Polsek Bayung Lincir Cek Lokasi Kebakaran Sumur minyak

Wed, 10 Sep 2025 12:02:49am

Telah terjadi insiden kebakaran di sebuah sumur minyak tradisional yang berlokasi di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi...

Baca Juga