Senin, 5 Oktober 2026 - 02:51 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Wujudkan Muba Maju Lebih Cepat dan Sejahtera

Senin, 23 Juni 2025
226 views
0
IMG-20250630-WA0264

SEKAYU, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Tahun 2025–2029, yang secara resmi dibuka oleh Bupati Muba H M Toha di Opproom Pemkab Muba, Senin (23/6/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Wakil Bupati Muba Kyai Rohman, Sekda Muba Dr Drs H Apriyadi MSi, Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumai, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Muba Hj Patimah, Staf Ahli TP PKK Muba Rosada Rohman, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, serta pemangku kepentingan lainnya.

Hadir juga Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Direktorat Pembangunan Indonesia Barat Deputi Pembangunan Kementerian Bappenas Dr rer nat Jayadi SSi MSE MA (secara virtual), Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Hari Wibawa SP MM, dan Ketua Tim Penyusun RPJMD dari Universitas Sriwijaya Dr Mirza Antoni

Dalam sambutannya, Bupati Toha menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelaraskan janji politik ke dalam dokumen perencanaan RPJMD Muba 2025–2029. Ia juga menekankan bahwa sebelum pelaksanaan Musrenbang ini, telah digelar Forum Konsultasi Publik guna menghimpun berbagai masukan terkait data, isu strategis, serta aspirasi masyarakat.

“Visi pembangunan lima tahun ke depan adalah Maju Lebih Cepat, Bersama Menyejahterakan Musi Banyuasin. Ini mencerminkan semangat percepatan pembangunan yang inklusif dan merata,” tegasnya.

Lanjutnya, untuk mencapai visi tersebut, ditetapkan tujuh misi pembangunan daerah, antara lain, tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani, penguatan SDM, rekonstruksi sosial dan ekonomi, moderasi beragama dan ekonomi keumatan, percepatan infrastruktur, peningkatan peran dunia usaha dan kampus, serta pengelolaan SDA berkelanjutan.

Ia juga memaparkan 22 program prioritas yang akan dijalankan hingga 2029, di antaranya, Sikat Korupsi, Akte dan KTP Gratis Sampai ke Rumah, Satu Desa Rp1,5 Miliar, Beasiswa Prestasi Sampai Sarjana, Bantuan Guru Mengaji (Bajig), Digitalisasi dan Klinik Usaha, Santunan Kematian, serta Ekosistem Industri Halal.

"Dalam proses perencanaan ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkontribusi aktif dalam proses penyusunan RPJMD ini dan pelaksanaannya nanti. Sehingga misi, tujuan, dan sasaran pembangunan di Muba menjadi lebih cepat dan mensejahterakan seluruh Masyarakat, tambah Toha.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Muba, Agus Arisman ST, menjelaskan bahwa RPJMD ini disusun berdasarkan berbagai regulasi nasional dan daerah, termasuk UU No. 25/2004, UU No. 23/2014, serta Perpres No. 12/2024 tentang RPJMN 2025–2029. Penyusunan juga mempertimbangkan berbagai isu strategis, seperti kemiskinan, kualitas SDM, ketahanan ekonomi, infrastruktur, digitalisasi layanan publik, hingga tantangan lingkungan dan bencana.

Indikator makro tahun 2024 menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,94%, penurunan angka kemiskinan menjadi 12,88%, dan IPM mencapai 72,27. Target hingga 2029 mencakup kemiskinan di bawah satu digit, peningkatan IPM ke 73,5, serta pertumbuhan ekonomi antara 5,10–5,50%.

"Dari sisi ekonomi, Muba masih didominasi sektor primer, seperti pertambangan, pertanian, dan pengolahan. Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, lima tahun ke depan akan difokuskan pada hilirisasi industri, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan empat kawasan strategis, yakni ketahanan pangan, ekonomi halal, energi berkelanjutan, dan pariwisata budaya," ungkap Agus.

Dikatakannya, secara fiskal, Muba memiliki kapasitas fiskal tinggi namun masih didominasi belanja rutin. Pemerintah akan mendorong peningkatan porsi belanja pembangunan serta menggenjot investasi melalui insentif, penyederhanaan perizinan, dan branding daerah.

Dalam hal kewilayahan, tantangan seperti konflik batas dan infrastruktur akan diatasi melalui pengembangan kawasan strategis seperti agropolitan, perkebunan, dan industri. Enam tahapan pembangunan ditetapkan untuk memastikan kesinambungan hingga 2030, dimulai dari persiapan fondasi hingga transformasi dan keberlanjutan.

"RPJMD 2025–2029 ini diselaraskan dengan RPJPD Muba, RPJMD Provinsi Sumsel, dan RPJMN nasional guna memastikan integrasi pembangunan dari pusat ke daerah," pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan hasil MUSRENBANG RPJMD Kabupaten Muba tahun 2025-2029.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Disambut Senyum dan Jabat Tangan, Open House Lebaran Bupati Muba Penuh Keakraban

Mon, 23 Mar 2026 01:20:26am

BABAT TOMAN,— Nuansa kebersamaan yang kental mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M di Kabupaten Musi Banyuasin. Bupati Muba H M Toha...

Halal Bihalal, Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen Pererat Sinergi dengan Pemprov Sumsel

Sun, 22 Mar 2026 01:27:20am

PALEMBANG- Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 H dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk memperkuat jalinan silaturahmi dan...

Bupati H. M. Toha Tohet Sampaikan Selamat Idul Fitri, Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi

Sat, 21 Mar 2026 01:28:53am

  SEKAYU- Lantunan takbir yang menggema Allahu akbar Allahu akbar, Laa ilaha illallahh wallaahu akbar, Allaahu akbar walillahil hamd....

Tumbuhkan Jiwa Sosial, Yayasan At-Turots Al-Islamy Salurkan 450 Paket Sembako di Masjid Nurul Amir

Fri, 20 Mar 2026 07:04:27am

SEKAYU, MUBA – Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang 23 Musi Banyuasin kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan 450 paket...

Bupati Muba Lepas Pawai Takbir Keliling, Jadi Simbol Syukur dan Semangat Kebersamaan Masyarakat

Fri, 20 Mar 2026 01:30:34am

  SEKAYU, — Gema takbir berkumandang meriah di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (20/3/2026) malam, menandai datangnya Hari Raya Idul...

Baca Juga