Rabu, 6 Mei 2026 - 04:02 WIB
banner ucapan Sekda revs

Waspada Longsor ini Himbuan Camat Sekayu

Minggu, 6 Juli 2025
155 views
0
IMG20250323091550_01-1536x864

Camat Sekayu Himbau Warga di Batran sungai waspada longsor Tanah longsor merupakan salah satu kejadian yang kerap kali terjadi saat musim hujan, terjadi dikarenakan curah hujan yang tinggi didaerah perbukitan yang mengakibatkan struktur tanah menjadi labil.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan selalu waspada terhadap tanah longsor dan bagi pemerintah daerah diharapkan selalu meningkatkan kapasitas terhadap bencana yang kerap terjadi didaerahnya masing-masing

Hal yang perlu dihindari.

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari tanah longsor.

1. Mendirikan bangunan diatas lereng yang rawan terhadap longsor

2. Mencetak kolam atau sawah irigasi diatas dan pada lereng yang rawan longsor

3. Melakukan penggalian disekitar kaki lereng yang rawan longsor

4. menebang pohon sembarangan pada lereng yang rawan longsor

5. Tinggal dibawah lereng rawan longsor

Hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor.

3 poin dibawah ini merupakan hal yang harus dilakukan saat terjadi tanah longsor diwilayah Anda.

1. Ketika terdengar suara gemuruh dari atas bukit, segeralah untuk menjauh dari lokasi, cari tempat aman. Sebab hal tersebut merupakan tanda akan terjadinya tanah longsor

2. Jangan panik dan tetap tenang. Evakuasi keluarga Anda ke tempat aman. Biasanya bagi mereka yang tinggal didaerah rawan longsor sudah diberikan jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri ketika terjadi tanah longsor.

3. Hal penting lainnya adalah dengan menghubungi instansi terkait untuk bis amemberikan bantuan evakuasi sebelum terjadinya longsor yang semakin memburuk

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak tanah longsor

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka pencegahan untuk mengurangi dampak terhadap tanah longsor, antara lain:

1. Kenali daerah tempat tinggal kita sehingga terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar.

2. Perbaiki tata air dan tata guna lahan daerah lereng.

3. tanami daerah lereng dengan tanaman yang sistem pengakarannya dalam (akar tunggang) atau pohon yang berdaun lebar.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

80 peserta Dari Sumber Pajak Mengikuti Sosialisasi

Mon, 26 Feb 2024 01:32:05pm

Kita merah putih.com Sebanyak 80 Peserta Wajib Pajak Daerah dari objek pajak barang dan jasa tertentu, Pajak reklame, Pajak air Tanah mengikuti...

Komitmen Beri Perlindungan Kepada Para Pencari Nafkah di Muba, Pj Bupati Apriyadi Diganjar Penghargaan

Sat, 17 Feb 2024 06:43:38am

  SEKAYU, - Pj Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi Mahmud MSi menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

20 Desa Mengikuti Rapat Kerja Verifikasi Data Tunggakan PBB-P2 Tahun Pajak 2002-2013

Tue, 6 Feb 2024 09:47:47am

  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar rapat kerja verifikasi data tunggakan PBB P2...

TINDAKLANJUTI LAPORAN LMP,POLRES TULUNGAGUNG TELAH MENGIRIM SP2HP ke-2

Fri, 2 Feb 2024 01:00:13pm

Kita merah putih Tulungagung, Kepolisian Resort Tulungagung terus memproses Laporan/Pengaduan Masyarakat yang dilayangkan oleh Ormas LMP Markas...

Megah, Pj Bupati Apriyadi Bangun Gedung Serbaguna untuk Warga Babat Toman

Thu, 1 Feb 2024 02:13:04pm

  MUBA- Megah kata inilah yang pas untuk gedung serbaguna di Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman. Gedung yang akan dimanfaatkan untuk...

Baca Juga