Rabu, 3 Juni 2026 - 12:31 WIB
banner ucapan Sekda revs

Warga Keluhkan Antrian Panjang Pada SPBU.

Kamis, 15 April 2021
388 views
0
IMG-20210415-WA0021

 

Kitamerahputih.com Merauke, 14 April 2021Terlihat puluhan kendaraan jenis roda dua dan roda empat yang mengantri BBM jenis Premium pada SPBU Janavetri yang terletak dijalan Noari. 

 

Hari ini Kamis Pukul 11.35 WIT hingga Pukul 13.15 WIT kendaraan roda empat maupun roda dua mengantri untuk melakukan pengisian BBM, khusus kendaraan roda empat terlihat antri hingga diluar area SPBU. 

Marselina selaku penanggung jawab menuturkan hal ini bukan karena kelangkaan, ini hanya kebetulan saja karena hampir semua antri BBM Jenis Premium, dalam pelaksanaannya saat ini kami berjumlah 5 orang terdiri atas  4 orang operator dan 1 orang Pengawas semuanya bekerja berdasarkan shif dan tidak ada masalah dalam pelayanan.

Menurut Marselina selaku Pengawas SPBU Janavetri penyebab antrian panjang pada siang ini disebabkan oleh SPBU lain yang tidak melayani BBM Jenis Premiun pada hari ini sehingga semuanya terfokus kesini.

Frengky salah satu warga  mengharapkan kalau bisa SPBU lain beroperasi juga sehingga kami tidak mengantri terlalu lama di satu SPBU seperti saat ini, waktu kami habis hanya untuk mengantri.

Secara terpisah Alfred Pasaribu selaku Pengelola menuturkan Masyarakat perlu tau bahwa SPBU itu terdiri atas Pompa, Mini dan yang paling tinggi adalah Reguler, semua SPBU juga dibagi berdasarkan Tipe. Saat ini di dalam Kota Merauke terdapat Lima SPBU yaitu SPBU Reguler antara lain Jalan Ahmad Yani, Jalan Para Komando dan Jalan Kuprik, SPBU yang ada di jalan Noari adalah SPBU Mini sedangkan yang kelima ada di Pantai Lampu Satu adalah SPBUN untuk Nelayan.

Ketika ditanya terkait antrian panjang yang terjadi pada SPBU tipe Mini di Jalan Noari, Alfred mengatakan hal ini bukan karena kelangkaaan BBM bisa saja BBM jenis Premium habis di SPBU lain atau bisa juga kendaraan yang antri kebetulan lewat daerah noari karena hampir kebanyakan yang mengantri adalah Angkutan Kota berwarna kuning, mereka ini merupakan trayek pada wilayah Noari.

 

Alfred menambahkan SPBU Mini dalam pelayanannya bergantung pada jumlah stok BBM yang diberikan sehingga selaku pengelola harus mampu melayani masyarakat setiap harinya berdasarkan kuota yang diberikan sehingga kebutuhan masyarakat dalam hal BBM dapat terpenuhi. Kami akan berusaha sebisa mungkin agar dalam pelayanannya masyarakat tidak beranggapan terjadi kelangkaan BBM, semuanya kami atur berdasarkan jadwal sehingga dapat melayani masyarakat banyak.

"Stok kami terbatas,  kami diwajibkan agar dapat mengola semua jenis BBM untuk melayani masyarakat selama satu bulan berjalan berdasarkan stok" tutup Alfred

Laporan, Frans Sabubun

1 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Penyerahan Bantuan Untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW)

Wed, 3 Nov 2021 04:44:37am

Kitamerah putih.com Penyerahan Bantuan Untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) dari Pemerintah yang disalurkan Polres Musi Banyuasin Secara...

Lmp Tulungagung Hadiri Rakerda Laskar Merah Putih Jember

Tue, 2 Nov 2021 09:35:14am

  Laskar Merah putih Tulungagung Hendri Dwiyanto menghadiri Rapat Kerja daerah (RAKERDA) yang diselenggarakan di MarkasCabang Laskar Merah...

Komisi II DPRD Evaluasi Kinerja PT. Petro Muba

Mon, 1 Nov 2021 11:58:35pm

  Sekayu - Senin (01/11/2021), Telah diselenggarakan Rapat Dengar Pendapat tentang Evaluasi Kinerja dan Masa Kerja Komisaris dan Direksi PT....

Kejagung harusnya Ungkap Penerima Keuntungan Terbesar Penjualan Gas Jambi merang

Mon, 1 Nov 2021 03:27:06am

Penyidikan dugaan korupsi penjualan Gas Jambi Merang terus bergulir dan telah menetapkan 4 (empat) orang tersangka. Ke empat orang tersangka itu...

Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Kab. Muba tentang Penyelesaian Permasalahan mahalnya tarif biaya penggunaan KWH melalui meteran PT. Miota

Mon, 1 Nov 2021 12:05:51am

Sekayu - Senin, (01/11/2021) telah diadakan Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Kab. Muba tentang Penyelesaian Permasalahan mahalnya tarif biaya...

Baca Juga