Sekayu, Muba – Cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Sekayu pada Jumat malam (11/4) sekitar pukul 22.30 WIB membawa dampak serius dengan terjadinya hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di berbagai titik, mengganggu lalu lintas dan merusak beberapa properti milik warga. Namun, respons cepat dari tim gabungan berhasil mengatasi situasi darurat ini dengan sigap.
Menanggapi kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kecamatan Sekayu, dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera bergerak menuju lokasi yang terdampak. "Begitu laporan masuk, tim langsung menyisir titik-titik terdampak. Fokus utama kami adalah membuka akses jalan dan memastikan tidak ada korban," ungkap Kepala BPBD Muba, H. Pathi Riduan.
Lokasi-lokasi yang terkena dampak antara lain Jalan Merdeka depan Kampus STIER, Bundaran Tugu, Jalan Inpres Penjara (Kelurahan Serasan Jaya), dan beberapa titik lainnya. "Dari kejadian ini, dua rumah dan satu gerobak mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa ranting. Akses jalan sempat terganggu oleh pohon tumbang, sementara kabel listrik dan jaringan internet juga terdampak. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, dan seluruh akses jalan kini telah kembali normal," tambah H. Pathi Riduan.
Tim gabungan tidak hanya melakukan pembersihan menggunakan gergaji mesin dan alat berat, tetapi juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memulihkan jaringan listrik yang terganggu. H. Pathi Riduan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. “Cuaca ekstrem masih berlangsung. Kami mengimbau warga untuk tidak berteduh di bawah pohon besar dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar,” pesannya.
Respons cepat ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Muba, H M. Toha. Ia menilai langkah sigap yang dilakukan tim di lapangan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Saya bangga dan mengapresiasi kerja cepat tim gabungan. Ini menunjukkan bahwa Pemkab Muba senantiasa hadir saat masyarakat membutuhkan. Saya minta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap siaga karena potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi ke depan, setiap laporan masuk dari masyarakat saya minta seluruh OPD untuk dapat meres pot cepat dan segera menindaklanjuti bersama sama sehingga setiap persoalan dapat segera kita atasi bukti pemerintah daerah hadir di tengah tengah masyarakat kita ” tegas Bupati.
Camat Sekayu, Edi Heryanto, juga menyampaikan rasa terima kasih atas soliditas dan kerjasama seluruh pihak dalam menangani kejadian tersebut. “Atas nama masyarakat Kecamatan Sekayu, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Ini bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu merespons situasi darurat dengan cepat dan tepat. Alhamdulillah, seluruh titik telah tertangani dan akses jalan kembali normal,” tutupnya.
Dengan cuaca ekstrem yang masih berlangsung, diharapkan semua pihak terus meningkatkan kewaspadaan dan bersinergi untuk menjaga keselamatan bersama.
Liputan6.com, Tarakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Kota Tarakan secara resmi dimulai. Mulainya kegiatan ini ditandai oleh...
Liputan6.com, Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan terdampak banjir akibat...
Liputan6.com, Jakarta Desa Wisata Kembang Arum Turi Sleman merupakan sebuah desa dengan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Suasana yang...
Liputan6.com, Jakarta Kementerian BUMN berencana melakukan menggabungkan 3 bank syariah anak usaha BUMN ke dalam satu perusahaan merger. Menteri...
Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...