Senin, 11 Mei 2026 - 02:53 WIB
banner ucapan Sekda revs

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

Selasa, 12 September 2023
154 views
0
IMG-20230913-WA0007

kitamerahputih.com                                    Rabu,13 September 2023.

Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan di media khususnya di Sumatera Selatan, dengan menjamuŕnya mobil tangki mengangkut minyak keluar dari Muba, sepertinya tidak membuat efek jera para mafia minyak. Malah sebaliknya bertambah menjamur bahkan di siang bolongpun melintas keluar dari Muba.

ironisnya,  kegiatan para mafia tersebut lancar - lancar saja dan diduga aparat tutup mata. Padahal pemberitaan dari berbagai media itu adalah informasi sebagai laporan dan dapat menjadi acuan oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus adanya pelanggaran hukum. Dengan tidak adanya tindakan seperti ini tentu menjadi pertanyaan dari berbagai pihak.

Terkait kondisi tersebut, duet tokoh aktivis Musi Banyuasin mendatangi sekretariat PWI Muba Selasa, 12 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan dialog lansung dengan Ketua PWI Muba Kurnaidi. Aktivis yang akrab disapa Coy Alamsyah S.Ag M.Si dan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih merasa terpanggil dan angkat bicara.

Alamsyah yang akrab disapa ustadz Coy tersebut mengatakan upaya unsur pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan ilegal rafinery sudah cukup baik. Hal ini tergambar dari sosialisasi melalui surat, baleho. Dan edukasi itu sudah dilakukan untuk tidak ada lagi masakan atau Refinery di dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena,  pemerintah sudah memiliki solusi melalui BUMD yaitu Petro Muba sebagai pintu keluar minyak hasil tambang masyarakat yang tujuannya agar minyak yang dikelola oleh masyarakat secara tradisional semua nya melalui satu pintu yaitu Petro Muba .

"Program ini tentunya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah PAD dan dapat menguntungkan Daerah dan Negara sehingga tidak ada lagi kerugian bagi Negara dan fungsi kontrol, sementara Polisi wajib Proaktif jangan ada kesan pembiaran," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih menurut dia, dengan menjamuŕnya minyak  keluar dari Muba, tentunya perlu pengawasan agar tidak jauh melenceng dari undang-undang terkait seperti pertamina, SKK Migas atau unsur terkait lainnya.

"Karena  bukan tidak mungkin minyak-minyak yang ada di SPBU di oplos oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu perlu dideteksi dengan menurunkan tim kelapangan, " katanya.

Lebih lanjut Totok mengatakan, terkait mobil tangki biru putih bertulisan Pertamina dan Minyak Solar Industry tentunya pihak Pertamina wajib mendata perusahaan tersebut dan dilaporkan kepihak terkait.

"Apakah memang semua mobil tangki tersebut terdaftar sebagai mitra Pertamina? nah ini sangat penting karena jika memang ada indikasi pengoplosan bahkan sampai ke SPBU tentunya yang paling dirugikan adalah masyarakat, " ujanya.

Ditempat yang sama ketua PWI Muba Kurnaidi  juga mengatakan,pihaknya sebagai organisasi pres wajib memantau semua pemberitaan dari berbagai media agar setiap pemberitaan memenuhi unsur kode etik  dan UU pers.

"Namun dengan berbagai media yang memberikan menjamuŕnya minyak hasil penyulingan yang diangkut keluar muba, sepertinya sampai saat tidak satupun pihak yang membantah atau mengklarifikasi dari pemberitaan tersebut, "singkat Kurnaidi.(*)

Terkait Menjamurnya Angkutan Minyak Keluar Muba, Duo Aktifis Angkat Bicara

kitamerahputih.com
Rabu,13 September 2023.

Musi Banyuasin - Sumsel, Meski ratusan pemberitaan di media khususnya di Sumatera Selatan, dengan menjamuŕnya mobil tangki mengangkut minyak keluar dari Muba, sepertinya tidak membuat efek jera para mafia minyak. Malah sebaliknya bertambah menjamur bahkan di siang bolongpun melintas keluar dari Muba.

ironisnya,  kegiatan para mafia tersebut lancar - lancar saja dan diduga aparat tutup mata. Padahal pemberitaan dari berbagai media itu adalah informasi sebagai laporan dan dapat menjadi acuan oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus adanya pelanggaran hukum. Dengan tidak adanya tindakan seperti ini tentu menjadi pertanyaan dari berbagai pihak.

Terkait kondisi tersebut, duet tokoh aktivis Musi Banyuasin mendatangi sekretariat PWI Muba Selasa, 12 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka tersebut bertujuan untuk melakukan dialog lansung dengan Ketua PWI Muba Kurnaidi. Aktivis yang akrab disapa Coy Alamsyah S.Ag M.Si dan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih merasa terpanggil dan angkat bicara.

Alamsyah yang akrab disapa ustadz Coy tersebut mengatakan upaya unsur pimpinan daerah dalam menyikapi persoalan ilegal rafinery sudah cukup baik. Hal ini tergambar dari sosialisasi melalui surat, baleho. Dan edukasi itu sudah dilakukan untuk tidak ada lagi masakan atau Refinery di dalam Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena,  pemerintah sudah memiliki solusi melalui BUMD yaitu Petro Muba sebagai pintu keluar minyak hasil tambang masyarakat yang tujuannya agar minyak yang dikelola oleh masyarakat secara tradisional semua nya melalui satu pintu yaitu Petro Muba .

"Program ini tentunya dapat menambah Pendapatan Asli Daerah PAD dan dapat menguntungkan Daerah dan Negara sehingga tidak ada lagi kerugian bagi Negara dan fungsi kontrol, sementara Polisi wajib Proaktif jangan ada kesan pembiaran," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Satoto Waliun sebagai ketua Laskar Merah Putih menurut dia, dengan menjamuŕnya minyak  keluar dari Muba, tentunya perlu pengawasan agar tidak jauh melenceng dari undang-undang terkait seperti pertamina, SKK Migas atau unsur terkait lainnya.

"Karena  bukan tidak mungkin minyak-minyak yang ada di SPBU di oplos oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dari itu perlu dideteksi dengan menurunkan tim kelapangan, " katanya.

Lebih lanjut Totok mengatakan, terkait mobil tangki biru putih bertulisan Pertamina dan Minyak Solar Industry tentunya pihak Pertamina wajib mendata perusahaan tersebut dan dilaporkan kepihak terkait.

"Apakah memang semua mobil tangki tersebut terdaftar sebagai mitra Pertamina? nah ini sangat penting karena jika memang ada indikasi pengoplosan bahkan sampai ke SPBU tentunya yang paling dirugikan adalah masyarakat, " ujanya.

Ditempat yang sama ketua PWI Muba Kurnaidi  juga mengatakan,pihaknya sebagai organisasi pres wajib memantau semua pemberitaan dari berbagai media agar setiap pemberitaan memenuhi unsur kode etik  dan UU pers.

"Namun dengan berbagai media yang memberikan menjamuŕnya minyak hasil penyulingan yang diangkut keluar muba, sepertinya sampai saat tidak satupun pihak yang membantah atau mengklarifikasi dari pemberitaan tersebut, "singkat Kurnaidi.(*)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sukses pemilu 2024, Partai Berkarya targetkan meraup suara minimal 5 persen.

Wed, 7 Apr 2021 11:18:03am

  Kitamerahputih.com Rabu 7 April 2024 Jakarta, Partai Berkarya (Beringin Karya) Targetkan meraup suara minimal 5 persen pada Pemilu 2024....

Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Hadiri Rakerda X Tahun 2021

Wed, 7 Apr 2021 07:58:14am

PALEMBANG- Capaian Kabupaten Muba melalui TP PKK Muba yang dipimpin Thia Yufada Dodi Reza dalam pencegahan stunting diapresiasi banyak pihak....

Pasar Murah bagi Warga Prasejahtera dan Terdampak COVID-19

Tue, 6 Apr 2021 08:02:26am

Musi Banyuasin,- Menyambut Ramadhan 1442 H yang sebentar lagi akan tiba, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelontorkan program subsidi Sembako...

Damai, Roda Dua milik anggota Laskar Merah Putih dikembalikan

Mon, 5 Apr 2021 12:53:28pm

  Kitamerahputih.com5 April 2021 Kota Probolinggo. Belasan anggota Laskar Merah Putih datangi Kantor FIF di Jalan Panglima Sudirman...

Partai Berkarya Targetkan Elektabilitas Naik 2% Per Tahun

Mon, 5 Apr 2021 12:45:34pm

  Kitamerahputih.com 5 April 2021Jakarta, Partai Berkarya Targetkan Elektabilitas Naik 2% Per Tahun Saiful Mujani Research and Consulting...

Baca Juga