Rabu, 10 Juni 2026 - 07:53 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Support Hilirisasi Kelapa, Pemkab Muba bakal MoU bersama PT Mahligai Indococo Fiber Lampung

Selasa, 8 Februari 2022
183 views
0
IMG-20220208-WA0009
SEKAYU- Transformasi ekonomi produk hilirisasi komuditas unggulan terus dikembangkan kali ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bakal lakukan inovasi hilirisasi kelapa secara terpadu. Sebagai kabupaten yang merupakan komoditas perkebunan. "Pemkab Muba, akan mengolah sabut kelapa orientasi ekspor sebagai lokomotif hilirisasi kelapa. Pengolahan ini tentunya dibutuhkan kolaborasi dari beberapa pihak untuk mensupport salah satunya MOU bersama PT Mahligai Indococo Fiber Lampung," ungkap Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP, saat menerima jajaran Koperasi Unicon Muba Indonesia, Selasa (8/2/2022) di Ruang Rapat Bupati. Dikatakan Beni, Tanaman kelapa yang ada di Kabupaten Muba 6.749 Ha. Kemudian, Tanaman yang Menghasilkan (TM) 5.602 Ha dan Produksi 14.005.000 Butir. Berdasarkan data yang ada tanaman yang ada di Muba ini cukup luas. "Untuk itu, saya sangat mengapresiasi dan akan mensupport inovasi pengolahan sabut kelapa sebagai upaya mendukung perekonomian, ditengah kondisi Pandemi COVID-19 saat ini. Mari kita lakukan koordinasi yang lebih dalam lagi untuk mensukseskan inovasi ini. Pemkab Muba akan mendorong dan akan berusaha untuk membantu,"ungkapnya. Sementara, Penanggung Jawab Koperasi Unicon Muba Indonesia Nanang Taat menyampaikan, pendirian koperasi Unicon Muba ini merupakan pengembangan usaha dari para petani kelapa yang pada awalnya sebatas usaha perdagangan kelapa. Setelah terbentuknya koperasi ini, muncul lah inovasi untuk mengelola sabut kelapa menjadi produk cocofiber dan cocopeat yang mempunyai nilai jual untuk pasar ekspor, apalagi produk tersebut telah ada jaminan penampungan/ pasar dari Offtaker. "Mengapa harus mengelola sabut kelapa karena, bahan baku nya berlimpah di Muba, kepastian jaminan pasar, padat karya, limbah yang belum di manfaatkan serta teknologi sederhana. Adapun beberapa produk akhir cocofiber yaitu, jok mobil, sofa, keset kaki, spring bed, vas bunga dan matras. Sementara, cocopeat digunakan untuk media tanam,"ulasnya. Direktur PT. Mahligai Indococo Fiber Lampung Efli Ramli mengatakan, pengolahan sabut kelapa orientasi ekspor sebagai lokomotif hilirisasi kelapa secara terpadu di Kabupaten Muba dapat menjadi peluang ekspor di masa pandemi. Jika pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan benar maka, produk nya akan di cari oleh pasar. Seperti yang diketahui, permintaan export-coco fiber ada di China dan negara Eropa east. Permintaan export-coco peat ada di negara China, Jepang, Korea, Italy, Jerman, Belgia, Kanada, Israel, Negara Middel East. Selain itu, kegiatan inovasi pengolahan sabut kelapa ini dapat bersinergi untuk meningkatkan lapangan kerja di Muba,"bebernya. Lanjutnya, Mahligai Indococo Fiber (MIF) sudah berdiri sejak tahun 2007 Memilki 16 cluster produksi di empat provinsi yakni Aceh, Sumatera barat, Lampung dan Pangandaran. Kebutuhan sabut kelapa sebanyak 6 juta butir per bulan. Memiliki petani binaan sebanyak 250 orang. Memiliki tenaga kerja sebanyak 930 orang Eksport Fiber rata-rata 30 container per bulan Export cocopeat sekitar 35 container per bulan. "Saya harapkan di Muba juga mampu menggerakkan tranformasi ekonomi melalui pengolahan sabut kelapa, kami akan lakukan bimbingan dan memberikan pengalaman terbaik untuk di Muba,"tandasnya.
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Buleleng Kembali Kantongi Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:36:05am

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...

Pemkab Demak Kembali Raih Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:34:37am

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Baca Juga