PALEMBANG- Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sabtu (22/6/2024) akhirnya berhasil menangkap tersangka Riduan yang sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) beberapa Minggu.
Tersangka ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan korupsi Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2019-2023, yang rugikan negara Rp 27 miliar.
Pantauan di Kejati Sumsel tampak tersangka Ridwan memakai baju koko berwarna putih dan memakai sorban.
Saat diwawancarai awak media terkait kemana saja tersangka saat DPO, tersangka Riduan enggan berkomentar sedikitpu.
“Tanya saja pengacara saya,” kata tersangka.Riduan diduga telah menerima aliran dana dugaan korupsi sebesar Rp 7 miliar rupiah dari Kegiatan Pembuatan dan Pengelolaan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2019-2023 yang merugikan negara dengan total Rp 27 miliar.
Diketahui bahwa tersangka Riduan mempunyai satu unit rumah berlantai 3 yang baru direnovasi dan selesai pada tahun 2023 dikawasan Perumahan Serasan Damai, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.
SEKAYU- Mengawali kegiatan setelah libur Lebaran Idul Fitri 1446 H tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Musi Banyusain (Pemkab Muba) gelar Apel...
BABAT TOMAN, – Wakil Bupati Musi Banyuasin, Rohman, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Jalan Raya Lama Dusun III, RT 05,...
Sungai Lilin,– Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. M. Toha, S.H. bersama Ibu Hj. Patimah Toha menghadiri open house yang digelar oleh Wakil Bupati...
Sungai Lilin,– Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. M. Toha, S.H. bersama Ibu Hj. Patimah Toha menghadiri open house yang digelar oleh Wakil Bupati...
MUBA - Belum berselang beberapa hari usai Hari Raya Idul Fitri, Sumur Minyak Ilegal kembali meledak di lahan HGU PT Hindoli Kecamatan...