SEKAYU, Muba — Ratusan warga Perumahan Griya Bumi Lestari (GBL), Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukkan kekuatan solidaritas sosial melalui aksi gotong royong massal yang berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (14/12) sore.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi menjadi manifestasi nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian kolektif warga dalam menghadapi tantangan bersama, khususnya ancaman genangan air di musim hujan.
Gotong Royong sebagai Jantung Kehidupan Warga
Fokus utama aksi ini adalah perbaikan sistem drainase yang rusak dan pembersihan parit dari sampah serta sedimentasi di Blok A, Blok B, dan Blok C. Inisiatif swadaya ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, didukung oleh tokoh masyarakat, pengurus masjid, hingga dukungan dari pihak luar.
RW Saldi, didampingi Ketua Masjid Basori, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. "Alhamdulillah gotong royong berjalan lancar. Upaya yang kami laksanakan bersama di musim penghujan ini, semoga dapat meminimalisir air hujan, sehingga mengurangi dampak air tergenang," ujar Saldi.
Lebih dari sekadar infrastruktur, kegiatan ini berfungsi sebagai wadah untuk mempererat ikatan sosial. Indra, salah satu warga, menegaskan pentingnya inisiatif ini. "Pembersihan saluran drainase ini sangat penting kami lakukan secara swadaya. Tujuannya agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan mencegah terjadinya genangan air atau banjir yang sering mengganggu aktivitas warga," ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong lingkungan akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai komitmen kolektif warga GBL.
Sinergi Masyarakat dan Wakil Rakyat
Aksi gotong royong kali ini semakin istimewa dengan kehadiran dan partisipasi langsung dari anggota DPRD Muba, Andre Septa, serta dukungan logistik dari H. Samsir dan PDAM Muba. Kehadiran wakil rakyat ini menjadi simbol penting sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
"Ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Gotong royong tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga mempererat ikatan sosial serta menumbuhkan rasa kepedulian antar warga," kata Andre Septa.
Merespons harapan warga terkait pembangunan drainase standar, Andre Septa berkomitmen untuk memperjuangkannya. "Insyaallah apa yang kawan-kawan perumahan harapkan akan kita upayakan semoga dapat direalisasikan," tambahnya, memberikan harapan baru bagi warga GBL.
Lurah Balai Agung, Musmulyadi, secara pribadi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga GBL. "Saya secara pribadi sangat mendukung, bahkan di gotong royong berikutnya saya siap hadir dan support," katanya, berharap semangat gotong royong ini menjadi budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.
Berkat kolaborasi apik ini, lingkungan Griya Bumi Lestari kini terlihat lebih bersih, saluran air kembali lancar, dan yang terpenting, semangat gotong royong dan solidaritas sosial di antara warga semakin kokoh, menjadikannya modal sosial yang kuat dalam menghadapi tantangan ke depan.
Kita Merah Putih TULUNGAGUNG – Suasana di depan Mapolres Tulungagung hari ini, kamis (30/April/2026), tampak berbeda. Puluhan anggota Ormas Laskar...
SEKAYU- Pilih cepat selesai atau lama tersendat. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) putuskan tutup total Jembatan Lalan selama lebih...
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna...
SEKAYU — Sengketa lahan antara warga Kecamatan Batanghari Leko, Andi Karnain, dengan PT Cakra Adi Pratama dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)...
SEKAYU- Sebanyak ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Muba Abrur Rohman...