SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui program fasilitasi sertifikasi halal gratis. Program yang menjadi bagian dari 22 program unggulan Bupati Muba H M Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen tersebut dijalankan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Muba.

Bupati Muba H M Toha Tohet SH mengatakan sertifikat halal kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar. Menurutnya, keberadaan sertifikat halal tidak hanya memberikan jaminan kepada konsumen, tetapi juga meningkatkan kepercayaan terhadap produk lokal.
“Pemkab Muba ingin produk-produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Sertifikasi halal bukan hanya memberikan jaminan kepada konsumen, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produknya,” ujar Toha.
Ia menegaskan, program fasilitasi sertifikasi halal merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan. Karena itu, program tersebut akan terus dilanjutkan dan diperluas agar semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat.
Kepala Disdagperin Muba Hendra Tris Tomy SSTP MEC Dev menjelaskan, program fasilitasi sertifikasi halal dilaksanakan bekerja sama dengan LPPOM MUI Provinsi Sumatera Selatan. Pada tahun 2025, Disdagperin Muba berhasil merealisasikan target sertifikasi halal bagi 100 IKM dan pada tahun 2026 target yang sama kembali ditetapkan.
“Pak Bupati memberikan perhatian besar terhadap pengembangan IKM. Karena itu, program fasilitasi sertifikasi halal ini terus dilaksanakan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada pelaku usaha,” kata Hendra.
Dikatakannya, saat ini terdapat lebih dari 500 IKM yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin. "Pemerintah daerah menargetkan seluruh IKM tersebut dapat memperoleh sertifikat halal secara bertahap sehingga semakin siap bersaing dan memperluas pasar," pungkas Kepala Disdagperin Muba.
Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...
PALEMBANG — Bupati Musi Banyuasin H M Toha Tohet SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dr Iskandar Syahrianto...
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...
Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan. Di...
SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...