Tungkal Jaya, Muba- Tak hanya sebagai pusat pendidikan agama, pesantren kini dituntut melahirkan generasi kreatif dan tangguh. Hal ini ditegaskan Wabup Muba Kyai Abdur Rohman Husen saat hadir sekaligus meresmikan Ponpes Arriyadl, Minggu (19/04/2026) di Simpang Telkom Desa Pandan Sari (B4) Blok DKI Rt.17 Rw.03 Kecamatan Tungkal Jaya.
Kehadiran Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen bersama Ketua Komisi IV DPRD Muba Edi Hariyanto,
OPD dan Forkopimcam menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan lembaga pendidikan keagamaan di daerah.
Dalam sambutannya, Wabup Abdur Rohman Husen menyampaikan apresiasi tinggi atas berdirinya pondok pesantren tersebut. Ia menilai, kehadiran Ponpes Arriyadl Nurul Qur’an merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam iman dan akhlak.
“Pondok pesantren ini adalah investasi besar bagi masa depan daerah. Di sinilah akan lahir generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing dalam menghadapi perkembangan zaman,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pesantren memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi muda, sekaligus menjadi benteng moral di tengah derasnya arus globalisasi.
Oleh karena itu, lanjutnya pesantren diharapkan mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan.
“Pesantren tidak hanya mencetak ahli agama, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang adaptif, kreatif, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Momentum Halal Bihalal yang dirangkaikan dalam kegiatan tersebut juga dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Melalui kebersamaan ini, kita perkokoh persatuan dan saling memaafkan, sehingga tercipta suasana harmonis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kepada para pengurus dan pengasuh pondok pesantren, Wabup berpesan agar menjaga amanah dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Sementara kepada para santri, ia mendorong untuk menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi adab terhadap guru.
Di akhir sambutannya, Wabup menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk terus mendukung program keagamaan dan pendidikan. “Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kualitas iman dan akhlak masyarakat. Di situlah pesantren memegang peran kunci,” pungkasnya.
Siap yang tak kenal dengan wanita cantik bernama Nova Suci Wulandari ,Asal kabupaten Musi Banyuasin tempat tinggal di P.8A Desa Sri Karang Rejo,...
Kita merah Putih Kontingen kabupaten Musi Banyuasin Terus berusaha meraih mendali sebanyak-banyaknya terlihat jalas usaha kerja keras para...
Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan Musi Banyuasin...
Musi Banyuasin - Tim panjat tebing Kabupaten Musi Banyuasin keluar sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Sumatera Selatan...
Cabang Olahraga Catur di pentas Porprov 2025, Jumat pagi (24/10) resmi di buka, sebanyak 117 atlit ikut meriahkan dari 14 Kabupaten dan Kota...