MUBA- Setelah resmi alih status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut, kini perguruan tinggi Rahmaniyah Sekayu terus memaksimalkan tri dharma perguruan tinggi.
Kamis (20/7/2023) bertempat di Aula Yayasan Rahmaniyah Sekayu secara resmi Dr Wandi Subroto SH MH yang sebelumnya merupakan mantan Calon Pimpinan (Capim) KPK RI dilantik menjadi Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu periode 2023-2027.
"Saya berharap Institut Rahmaniyah terus berkembang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi," ujar Pj Bupati Apriyadi Mahmud saat menghadiri
Pelantikan Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu.
Ia mengaku, Institut Rahmaniyah juga diharapkan menjadi role model perguruan tinggi swasta yang terus mencetak SDM berkualitas dan berprestasi.
"Pemkab Muba tentu akan mensupport Institut Rahmaniyah demi terwujudnya SDM Kabupaten Muba yang berpendidikan dan berkualitas," tuturnya.
Sementara itu, Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu Dr Wandi Subroto SH MH mengatakan dirinya mengucapkan terima kasih atas amanah untuk menjabat Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu.
"Terima kasih juga dengan bapak Bupati Muba Apriyadi Mahmud yang selama ini sangat mensupport Rahmaniyah Sekayu," ungkapnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), Ketua Dewan Pembina Yayasan Rahmany, Drs H Sofyan Abdurrachman, Ketua Yayasan Rahmany, Dr M Yustian Yusa SS MSi, Ketua Stikes Abdurahman Palembang H. Drs. Suaedy, S.Sos., MM, kepala OPD, dan civitas akademika Rahmaniyah.
MUBA, KMP– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan memberikan pernyataan resmi terkait status kepengurusan KONI Musi...
TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih...
Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin...
MUBA – Mengawali hari kerja dalam suasana Idulfitri 1447 H, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Badan Penanggulangan Bencana...
Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...