SEKAYU- Aksi tawuran yang terjadi antara pelajar SMA dengan SMK di Sekayu mengundang keprihatinan Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud.
Mengawali aktifitas Rabu (7/6/2023) pagi, Pj Bupati Apriyadi
Mahmud mengumpulkan para pelajar SMA dan SMK di Sekayu yang terlibat aksi tawuran pada Selasa (6/6/2023) siang.
"Anak-anak harusnya belajar, hindari aksi tawuran. Jangan sampai terulang kembali," tegas Pj Bupati Apriyadi Mahmud dihadapan pelajar SMK di Sekayu.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Muba ini juga meminta agar para perangkat sekolah dan penjaga keamanan di sekolah pro aktif mengarahkan para pelajar untuk setelah pulang sekolah langsung ke rumah masing-masing.
"Kalau secara kewenangan memang SMA/SMK ini di tingkat Provinsi. Tapi kan kalian ini anak-anak bangsa, berdomisili dan bersekolah di Muba, tentu kalian semua ini menjadi harapan kami agar kelak sukses dan menjadi pemimpin masa depan serta kalian harusnya bisa mengangkat derajat nama daerah Muba ini, jangan ulangi perbuatan yang mencoreng nama baik keluarga sekolah dan daerah kita sendiri ," tegasnya lagi.
"Saya minta guru-guru dan penjaga atau pengawas sekolah, kalau sudah jam pulang arahkan siswa siswi ini untuk pulang langsung ke rumah masing-masing," tambahnya.
Apriyadi juga meminta antar pelajar untuk rukun dan saling menasihati kalau ada potensi terjadinya keributan antar pelajar. "Saya minta rukun, jadilah pelajar yang sesungguhnya mencari ilmu untuk kesuksesan di masa yang akan datang," pungkasnya.
Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...