Senin, 22 Juni 2026 - 09:28 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Permasalahan PT Freeport Dan Keluarga SAMBERI

Senin, 12 April 2021
1,095 views
0
IMG-20210412-WA0019

 

 Kita merah-putih.com  Pemerintah Indonesia tidak mampu ambil Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan secara gratis, berdasarkan Undang-undang Minerba. Malah Pemerintah Indonesia beli Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan melalui BUMN Inalum. Yang lebih parahnya lagi, sudah dibayar Saham 51% ke PT Freeport McMoRan, namun hingga saat ini.

PT. Freeport McMoRan tidak berikan uang Saham 51% kepada Pemerintah Indonesia. Apa sebab Pemerintah Indonesia tidak mampu dan tidak berani melawan PT. Freeport McMoRan yang secara nyata selama 58 tahun tidak patuhi Undang-undang Minerba, dan tidak perduli dengan semua aturan hukum di Republik Indonesia. Jawabannya adalah 

1). Kontrak Karya Pertama PT. Freeport McMoRan ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi selama 30 tahun (1967-1997).

2). Status Politik Papua Barat didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi hanya selama 30 tahun (1967-1997).

Ini solusinya penyelesaian masalah Papua Barat, berdasarkan Dokumen Sejarah Papua Barat yang sebenarnya

The Indonesian government is unable to take 51% shares from PT.  Freeport McMoRan for free, based on the Minerba Law.  In fact, the Indonesian government bought 51% shares from PT.  Freeport McMoRan through BUMN Inalum.  To make matters worse, 51% shares have been paid to PT Freeport McMoRan, but until now.  PT.  Freeport McMoRan did not give 51% share money to the Indonesian government.  What is the reason for the Indonesian government being unable and not brave to oppose PT.  Freeport McMoRan which for 58 years has not obeyed the Minerba Law, and does not care about all legal regulations in the Republic of Indonesia.  The answer is

 1).  First Contract of Work of PT.  Freeport McMoRan signed by Mr. Stefanus Samberi for 30 years (1967-1997).

 2).  The political status of West Papua within the Unitary State of the Republic of Indonesia was signed by Mr. Stefanus Samberi for only 30 years (1967-1997).

 This is the solution for solving the West Papua problem, based on the actual historical documents of West Papua 

pernyataan sikap dengan pembuktian lengkap di kami,tutur jacky papua sebagai perwakilan keluarga SAMBERI

 

Penulis : Samberi

Red Audry Latumahina

 

3.9 8 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Tutup Gebyar Maulid Nabi SAW, Asisten I Setda Muba Bagikan Hadiah Buat Pemenang

Sat, 30 Sep 2023 05:05:56am

Babat Supat, Muba- Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH...

Membanggakan NPCI Binaan Dispopar kabupaten muba class Putri Cabor Panahan Sabet 5 emas

Fri, 29 Sep 2023 09:47:03am

Kita merah putih.com Sujud Syukur orang Tua Keysha Qonitha Dzakirah "Rano" yang menyaksikan langsung ajang Kompetisi perpaprov Kabupaten Lahat...

Safari Jumat ke Desa Mekar Jaya, Pj Bupati Apriyadi Ingatkan Hal Ini

Fri, 29 Sep 2023 05:32:27am

  MUBA- Safari Jumat (29/9/2023) kali ini giliran Masjid Al-Mubarok Desa Mekar Jaya (A3) Kecamatan Keluang didatangi Pj Bupati Muba Apriyadi...

17 Pelaku Pengiat Seni budaya di berikan Apresiasi

Fri, 29 Sep 2023 02:20:25am

Kita merah putih Komitmen kabupaten Musi Banyuasin dalam memajukan seni budaya di kabupaten Musi Banyuasin terlihat jelas karena Palaku seni budaya...

Baru Setahun Terapkan Srikandi, Muba Peringkat 7 Se Indonesia

Thu, 28 Sep 2023 08:01:30am

MUBA - Tepat di Hari Jadi ke-67 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan Citra Daerah Kabupaten Muba pada...

Baca Juga