Senin, 22 Juni 2026 - 01:53 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Permasalahan PT Freeport Dan Keluarga SAMBERI

Senin, 12 April 2021
1,095 views
0
IMG-20210412-WA0019

 

 Kita merah-putih.com  Pemerintah Indonesia tidak mampu ambil Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan secara gratis, berdasarkan Undang-undang Minerba. Malah Pemerintah Indonesia beli Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan melalui BUMN Inalum. Yang lebih parahnya lagi, sudah dibayar Saham 51% ke PT Freeport McMoRan, namun hingga saat ini.

PT. Freeport McMoRan tidak berikan uang Saham 51% kepada Pemerintah Indonesia. Apa sebab Pemerintah Indonesia tidak mampu dan tidak berani melawan PT. Freeport McMoRan yang secara nyata selama 58 tahun tidak patuhi Undang-undang Minerba, dan tidak perduli dengan semua aturan hukum di Republik Indonesia. Jawabannya adalah 

1). Kontrak Karya Pertama PT. Freeport McMoRan ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi selama 30 tahun (1967-1997).

2). Status Politik Papua Barat didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi hanya selama 30 tahun (1967-1997).

Ini solusinya penyelesaian masalah Papua Barat, berdasarkan Dokumen Sejarah Papua Barat yang sebenarnya

The Indonesian government is unable to take 51% shares from PT.  Freeport McMoRan for free, based on the Minerba Law.  In fact, the Indonesian government bought 51% shares from PT.  Freeport McMoRan through BUMN Inalum.  To make matters worse, 51% shares have been paid to PT Freeport McMoRan, but until now.  PT.  Freeport McMoRan did not give 51% share money to the Indonesian government.  What is the reason for the Indonesian government being unable and not brave to oppose PT.  Freeport McMoRan which for 58 years has not obeyed the Minerba Law, and does not care about all legal regulations in the Republic of Indonesia.  The answer is

 1).  First Contract of Work of PT.  Freeport McMoRan signed by Mr. Stefanus Samberi for 30 years (1967-1997).

 2).  The political status of West Papua within the Unitary State of the Republic of Indonesia was signed by Mr. Stefanus Samberi for only 30 years (1967-1997).

 This is the solution for solving the West Papua problem, based on the actual historical documents of West Papua 

pernyataan sikap dengan pembuktian lengkap di kami,tutur jacky papua sebagai perwakilan keluarga SAMBERI

 

Penulis : Samberi

Red Audry Latumahina

 

3.9 8 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bertabur Door Prize, Muba Fun Run Berlangsung dengan Meriah

Sat, 18 Nov 2023 09:28:06am

  SEKAYU- Kegiatan Muba Fun Run dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Musi Banyuasin ke-67 tahun. Berlangsung dengan semarak dan penuh...

Ratusan Atlet Muba Rebut Hadiah Puluhan Juta dari Bupati Apriyadi

Wed, 15 Nov 2023 10:12:29am

SEKAYU- Ratusan atlet di Bumi Serasan Sekate, Selasa (15/11/2023) pagi berkumpul di Lapangan Stable Berkuda Sekayu. Suasana tersebut rupanya...

150 Peserta Kuyung Kupik Ikuti Audisi

Sun, 12 Nov 2023 01:56:00pm

Sebanyak 80 calon Kupik dan 70 kuyung mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti audisi Pemilihan Kuyung Kupik Musi Banyuasin...

Peringati Hari Pahlawan Nasional, Laskar Merah Putih Tulungagung gelar Upacara dengan khidmad di Taman Makam Pahlawan Tulungagung

Fri, 10 Nov 2023 10:40:19pm

Kita merah putih.com Ormas Laskar Merah Putih Markas Cabang Tulungagung (LMP MACAB TULUNGAGUNG) menggelar upacara untuk memperingati Hari Pahlawan...

Masyarakat wajib tau, Ini Ormas LMP (Laskar Merah Putih) terdaftar di Kesbangpol Muba dan resmi menggelar Donasi Muba Peduli Palestina.

Wed, 8 Nov 2023 01:24:43am

kitamerahputih.com 08 November 2023.Sekayu - Muba Sumsel, Menyikapi kondisi dan situasi yang terjadi pada warga Palestina terutama sekali di Gaza...

Baca Juga