Minggu, 21 Juni 2026 - 06:24 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Permasalahan PT Freeport Dan Keluarga SAMBERI

Senin, 12 April 2021
1,095 views
0
IMG-20210412-WA0019

 

 Kita merah-putih.com  Pemerintah Indonesia tidak mampu ambil Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan secara gratis, berdasarkan Undang-undang Minerba. Malah Pemerintah Indonesia beli Saham 51% dari PT. Freeport McMoRan melalui BUMN Inalum. Yang lebih parahnya lagi, sudah dibayar Saham 51% ke PT Freeport McMoRan, namun hingga saat ini.

PT. Freeport McMoRan tidak berikan uang Saham 51% kepada Pemerintah Indonesia. Apa sebab Pemerintah Indonesia tidak mampu dan tidak berani melawan PT. Freeport McMoRan yang secara nyata selama 58 tahun tidak patuhi Undang-undang Minerba, dan tidak perduli dengan semua aturan hukum di Republik Indonesia. Jawabannya adalah 

1). Kontrak Karya Pertama PT. Freeport McMoRan ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi selama 30 tahun (1967-1997).

2). Status Politik Papua Barat didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ditanda tangani oleh tuan Stefanus Samberi hanya selama 30 tahun (1967-1997).

Ini solusinya penyelesaian masalah Papua Barat, berdasarkan Dokumen Sejarah Papua Barat yang sebenarnya

The Indonesian government is unable to take 51% shares from PT.  Freeport McMoRan for free, based on the Minerba Law.  In fact, the Indonesian government bought 51% shares from PT.  Freeport McMoRan through BUMN Inalum.  To make matters worse, 51% shares have been paid to PT Freeport McMoRan, but until now.  PT.  Freeport McMoRan did not give 51% share money to the Indonesian government.  What is the reason for the Indonesian government being unable and not brave to oppose PT.  Freeport McMoRan which for 58 years has not obeyed the Minerba Law, and does not care about all legal regulations in the Republic of Indonesia.  The answer is

 1).  First Contract of Work of PT.  Freeport McMoRan signed by Mr. Stefanus Samberi for 30 years (1967-1997).

 2).  The political status of West Papua within the Unitary State of the Republic of Indonesia was signed by Mr. Stefanus Samberi for only 30 years (1967-1997).

 This is the solution for solving the West Papua problem, based on the actual historical documents of West Papua 

pernyataan sikap dengan pembuktian lengkap di kami,tutur jacky papua sebagai perwakilan keluarga SAMBERI

 

Penulis : Samberi

Red Audry Latumahina

 

3.9 8 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Ir Hj Lucianty SE Siap Perjuangakan Guru Paud dan TK SE Musi Banyuasin

Mon, 23 Sep 2024 01:36:27am

Pasangan Ir Hj lucianty SE dan Dr Safarudin SH MH Menarik perhatian masyarakat,dengan Program nya Yaitu memfokuskan pada pendidikan sekolah gratis...

LMP Tulungagung bersatu Siap Menangkan Paslon Mardinoto di Pilkada Serentak 2024

Sat, 21 Sep 2024 06:56:10am

 Tulungagungkitamerahputih- Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Kabupaten Tulungagung memberikan dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon)...

Bakal Calon Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo Hadiri Tasyakuran Peresmian Masjid Al-Ikhlash

Mon, 16 Sep 2024 08:53:48am

  TULUNGAGUNG, kita Merah Putih.com Bakal Calon Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, menghadiri tasyakuran peresmian Masjid Al-Ikhlash yang...

Diklat Partai Golkar Muba Perkuat Jaringan Partai Siap Menangkan Pilkada Gubernur Sumsel dan Bupati Musi Banyuasin

Sat, 14 Sep 2024 06:29:16am

Sekayu DPD Golkar Kabupaten Musi Banyuasin adakan Diklat Kader Muda Golkar tentang Penguatan Organisasi. Kegiatan terselenggara pada Sabtu Gedung...

Dukung perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM)Paslon “Mardinoto” Serap Aspirasi

Thu, 12 Sep 2024 01:59:00pm

  TULUNGAGUNG, - Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo dan Didik Girnoto Yekti, menunjukkan perhatian dan komitmen...

Baca Juga