Kitamerah putih.com Tulungagung.
Terdapat ungkapan yang populer menyebutkan bahwa ‘Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa pahlawannya”.
Apabila bangsa tidak memiliki pahlawan berarti sama saja bahwa bangsa tersebut tidak mempunyai hal yang dibanggakan. Apabila suatu bangsa tak mempunyai sosok yang patut untuk dibanggakan, maka bangsa itu merupakan satu bangsa yang belum memiliki harga diri, peringatan hari pahlawan 10 November menjadi momentum tersendiri untuk memperingati hari pahlawan karena,untuk kata merdeka di butuhkan perjuangan yang luar biasa bukan saja harta,nyawa Menjadi taruhan nya.
Maka dari itu,selaku Ormas yang menjunjung tinggi pengorbanan para pejuang terdahulu, "Kita sebagai penerus bangsa ini,wajib untuk selalu mengenang perjuangan para pejuang yang sudah mengorbankan jiwa dan raga demi Bangsa Indonesia tercinta ini," ungkap Hendri Dwiyanto.

Untuk hal itu, Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung, memeringatinya dengan cara menggelar ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Tulungagung dengan tema Sejuta Bunga untuk Pahlawan.
“Alhamdulillah kita masih sanggup melaksanakan peringatan Hari Pahlawan dengan hidmat.,” ungkap Ketua LMP Hendri Dwiyanto usai melaksanakan acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Tulungagung ( Kamis,10/11/2022).
Selanjutnya Ketua LMP Hendri Dwiyanto juga menukil ucapan bersejarah" Bung Karno "( Presiden RI 1) yang menyebut ," Perjuangan melawan penjajah di era kolonial memang berat, namun mengisi kemerdekaan bukan hal yang mudah".
Selanjutnya Hendri menyampaikan saat ini kita bukan melawan penjajah tapi kadangkala harus melawan bangsa sendiri khususnya para oknum pemangku kebijakan, aparatur sipil negara dan penegak hukum yang pada faktanya kadang di lapangan tidak sedikit dari mereka justru menciderai rakyat, bangsa dan negara. maka kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa apa, untuk itu, jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini, segala tipu muslihat dan provokasi-provokasi yang tampak atau tersembunyi bisa dilalui dengan selamat, kalau kita waspada dan bertindak sebagai patriot,” ungkap Hendri Dwiyanto
Diakhir wawancara Hendri menyampaikan ,“Semangat kepahlawanan seperti cinta tanah air, rela berkorban, pantang menyerah, semoga menjadi sumber motivasi dan modal untuk mengatasi berbagai masalah yang ada di negara ini, sehingga semua bisa diselesaikan demi kebaikan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia,” pungkas Hendri.
Liputan6.com, Jakarta Kemenpora terus menunjukkan partisipasinya dalam meminimalisasi dampak pandemi COVID-19. Kali ini, Menpora Zainudin Amali...
Liputan6.com, Jakarta Merdeka Belajar episode keempat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah organisasi penggerak. Sejak diluncurkan...
Liputan6.com, Jakarta - Budaya perusahaan menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan bertahan di masa pandemi Covid-19. Perusahaan yang...
Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...