Senin, 25 Mei 2026 - 05:04 WIB
banner ucapan Sekda revs

PEMKAB MUBA TINGKATKAN KAPASITAS PENGELOLA P2TP2A UNTUK PERKUAT SISTEM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK “Perempuan Berdaya, Anak terlindungi, Indonesia Maju

Selasa, 20 September 2022
73 views
0
IMG-20220920-WA0048-1024x529

AQJ news.com Perempuan dan anak merupakan salah satu kelompok masyarakat yang keberadaannya menjadi potensi dan aset pembangunan namun kondisinya secara umum masih menjadi kelompok yang rentan terhadap berbagai kekerasan dan perlakuan dikriminatif lainnya.
<img src="https://aqjnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220920-WA0048-1024x529.jpg" alt="" width="1024" height="529" class="alignnone size-large wp-image-1444" />

Negara memiliki kewajiban memberi penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia setiap warga negara termasuk perempuan dan anak. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kab. Muba terus berupaya memperkuat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( P2TP2A ) sebagai sebuah sistem layanan terpadu yang komprehensif dan integratif dalam memberikan perlindungan hak perempuan danpemenuhan hak anak termasuk perlindungan khusus anak dan perempuan dari berbagai bentuk kekerasan dan

perlakuan diskriminatif lainnya dengan memberikan pelatihan kepada para Pengelola dan jejaring P2TP2A .
<img src="https://aqjnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220920-WA0041-1024x526.jpg" alt="" width="1024" height="526" class="alignnone size-large wp-image-1445" />

Pelatihan P2TP2 dilaksanakan selama 1 hari Selasa tanggal 20 september 2022 di hotel Gamboo sekayu, dibuka langsung oleh Bupati Musi Banyuasin yang diwakili oleh asisten pemerintahan dan kesejahteran Rakyat H. Yudi Herzandi,SH.,MH .dengan Nara Sumber ibu Dr.RR.Rina Antasari, SH.,M.Hum ketua pusat Study Gender dan Anak UIN Raden Fatah Palembang, ibu Siti Sopiyah,SH.I Hakim Pratama Muda Pengadilan Agama Sekayu dan Ipda Rini Agustini,SH.,MH KBO Sat Binmas Polres Muba

Dalam sambutannya Bupati mengatakan lembaga P2TP2A harus mampu melakukan berbagai upaya promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif mulai dari tahap pelayanan penanganan laporan/pengaduan, pelayanan kesehatan, rehabilitasi
sosial, penegakan dan bantuan hukum, sampai dengan pemulangan dan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak korban kejahatan dan kekerasan kelingkungan sosialnya.

Ditambahkan juga menurut Bupati bahwa dalam membangun sistem pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang komprehensif, inklusif, dan integratif diperlukan komitmen yang kuat antar pemangku kepentingan tentunya dengan melibatkan peran serta masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan kelompok profesi lainnya harus berupaya untuk mampu memberikan akses, dorongan keterlibatan , pengetahuan,keterampilan,nilai nilai karakter dan ketahanan keluarga kepada perempuan dan anak dan mampu mendorong program-program yang dapat meningkatkan kemandirian perempuan di bidang ekonomi, politik,hukum, sosial, budaya, serta bidang strategis lainnya.

Dewi Kartika SE MSi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Musi Banyuasin dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan diikuti oleh 100 orang peserta yang terkait dengan layanan P2TP2A yaitu organisasi perempuan, karang taruna, guru bimbingan konseling anak, RSUD, Dinsos Muba, forum anak dan organisasi terkait lainnya.Dikatakan Dewi kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, koordinasi dan kerjasama pengelola dan calon pengelola P2TP2A guna optimalisasi layanan pada masyarakat khususnya perempuan dan anak di Kabupaten Muba.

"Kegiatan ini kita laksanakan sesuai dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2014. UU nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia nomor 6 tahun 2015 tentang sistem pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Perda no 12 tahun 2018 tentang penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak, serta dokumen pelaksanaan anggaran pada dinas PPPA Kabupaten Muba "

.Dewi mengatakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak sesuai dengan tugasnya telah mengambil bagian dari sistem itu baik yang merupakan upaya promotif, Preventif , kuratif dan rehabilitatif. Untuk upaya promotif dilakukan dengan memperkuat mekanisme koordinasi dan jejaring kerja antar unit layanan dengan melakukan MOU dengan Polres Muba , Pihak Pengadilan Agama, Kejaksaan , Pengadilan Negeri dan pihak terkait lainnya tentang upaya penanganan kasus kasus kekerasan dan pelecehan seksual, pernikahan anak, KDRT dan lain lain , menyelenggarakan sosialisasi, advokasi dalam rangka pencegahan dan penanganan kekerasan sampai ketingkat Kecamatandan desa serta menanamkan nilai-nilai karakter, budi pekerti, dan ketahanan keluarga. Upaya kuratif .

menyediakan tenaga pendamping bagi korban kejahatan dan kekerasan, yang meliputi antara lain tenaga psikolog, dan melakukan home visit ke rumah korban dan terlibat dalam proses reintegrasi serta pemulangan korban kepada keluarga dan/atau lingkungan sosialnya. Dewi berharap lembaga P2TP2A dengan dukungan semua elemen akan menjadi pusat informasi dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak dan pusat pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

GM FKPPI Jatim Larang Anggotanya Pakai Atribut Organisasi saat Berpolitik

Mon, 19 Oct 2020 12:27:57am

Liputan6.com, Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Jawa Timur melarang...

Bos OJK Larang Fintech Pinjaman Online Ambil Untung Terlalu Besar

Thu, 1 Aug 2019 03:26:05am

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioer Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso meminta perusahaan financial technology atau fintech tak...

Mahasiswa USU Rangkai Alat Cuci Motor dan AC, Berhasil Raup Penghasilan hingga Rp 15 Juta Per Bulan

Fri, 5 Jul 2019 12:29:45pm

TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang...

Lewat ASEAN Week, Kemendag Perkenalkan Budaya ke Korea Selatan

Fri, 5 Jul 2019 10:54:08am

JAKARTA - Industri musik dan perfilman Korea Selatan dalam hampir satu dekade ini telah membanjiri pasar di Asia, termasuk Indonesia. Tidak ingin...

Baca Juga