Rabu, 6 Mei 2026 - 04:45 WIB
banner ucapan Sekda revs

Ormas LMP Macab Tulungagung Bersikukuh PNS Harus Netral Dari Kepentingan Politik Agar Efektif.

Kamis, 18 April 2024
231 views
0
IMG-20240418-WA0018

Tulungagung-Jawa Timur ( 18/04/2024), Wartawan kedannews.com berbincang santai dengan Bung Hendri Dwiyanto Ketua LMP Macab Tulungagung Jawa timur di siang hari Di Macab LMP Jl Raya Jeli Karangrejo Kab Tulungagung Jawa Timur.

Hendri sapaan akrab ketua LMP ( Laskar Merah Putih) Macab Tulungagung menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam terkait minimnya etika beberapa kepala OPD yang telah running pilkada,namun tidak secara tegas mundur dari jabatannya.Hal ini sangat urgent mengingat status PNS, mereka harus *Netral* dari kepentingan Politik agar Efektif menjalankan tugasnya sebagai ASN.

"Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dianggap sebagai pelayan publik, sehingga PNS harus netral dari kepentingan Politik", terangnya.

"Tidak boleh membedakan masyarakat saat memberikan pelayanan, bebasnya PNS dari kepentingan politik akan membuat birokrasi menjadi efektif, alasan itulah yang mengharuskan PNS mengundurkan diri ketika ingin mencalonkan diri dalam pilkada", ujarnya dengan nada tegas dan cenderung meninggi.

Namun sebatas pemahaman dan pencermatan Ormas LMP Macab Tulungagung, figur-figur dari unsur birokrasi yang terang-terangan branding dengan cara pasang banner,baliho cenderung tidak Ber-Etika karena dengan dalih belum masuk tahapan pilkada, mereka bersikukuh tidak mau mundur dari jabatan kepala OPD yang sangat berpotensi terjadi penyalahgunaan fasilitas jabatan dan punya akses leluasa terhadap APBD demi kepentingan menyongsong pilkada.

"Secara etika LMP Macab Tulungagung berpandangan tegas mereka ( Kepala OPD yang running pilkada, Kang Kasil Kadinkes sekaligus Plt Dirut RSUD dr Iskak, Kang San Kadin LH- , Redaksi), wajib mundur dari jabatannya dan atau ada ketegasan dari Pj Bupati Tulungagung me- non Jobkan mereka demi Netralitas PNS, sekaligus kedepannya wajib berhenti secara tetap dari PNS ketika masuk tahapan pencalonan masuk ke meja KPUD", tegasnya.

Konflik kepentingan harus dihindari, marwah PNS yang bersih dari intervensi politik akan potensial muncul disaat figur berlatar belakang PNS tersebut menduduki jabatan politik tertentu. 

" Birokrasi yang tidak terpolitisasi akan menjamin stabilitas pemerintah, netralitas tersebut akan menciptakan sistem yang langgeng, berkesinambungan,dan imparsialitas dalam melakukan pelayanan publik, sehingga idealnya birokrasi tidak berpolitik dan hanya fokus pada administrasi dan pelayanan pada masyarakat, untuk itu mutlak bagi PNS harus mundur dari jabatannya ketika akan maju dalam kompetisi pilkada agar *NETRAL* bagi semua golongan dan tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan pada masyarakat", pungkasnya

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Banjir Kembali Menerjang, Laskar Merah Putih Turun Lagi

Wed, 10 Mar 2021 04:54:15pm

Banjir Kembali Menerjang, Laskar Merah Putih Turun Lagi kitamerahputih.com Rabu, 10/03/2021. Probolinggo - Jawa Timur, Untuk yang kesekian...

Massa Pendukung Program Pemkab Lahat Serukan Program Cahaya

Wed, 10 Mar 2021 04:18:12pm

Massa Pendukung Program Pemkab Lahat Serukan Program Cahaya kitamerahputih.com Rabu,10/03/2021. Lahat – Sumsel, Massa Pendukung Program Pemkab...

Kepedulian Terhadap Tenaga Pendidik, Danrem 061/SK Pantau Vaksinasi Dosen dan Guru

Wed, 10 Mar 2021 03:46:35pm

Kepedulian Terhadap Tenaga Pendidik, Danrem 061/SK Pantau Vaksinasi Dosen dan Guru kitamerahputih.com Rabu, 10/03/2021. Bogor, Danrem 061/SK...

Pimpin Apel Tiga Pilar, Danrem 061/SK Ajak Satgas Covid-19 Terus Pantau Penerapan PPKM

Wed, 10 Mar 2021 03:20:02pm

Pimpin Apel Tiga Pilar, Danrem 061/SK Ajak Satgas Covid-19 Terus Pantau Penerapan PPKM kitamerahputih.com Rabu, 10/03/2021. Bogor, Dalam rangka...

ORARI Lokal Merauke Menunda Pelaksanaan Muslok

Wed, 10 Mar 2021 02:39:15pm

ORARI Lokal Merauke Menunda Pelaksanaan Muslok kitamerahputih.com Rabu, 10 Maret 2021 Merauke - Papua, Dalam rangka menekan penyebaran Covid 19...

Baca Juga