SEKAYU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkomitmen melakukan inovasi dalam pengelolaan dan retribusi sampah. Salah satu langkah konkret yang akan diluncurkan tahun ini adalah digitalisasi sistem pembayaran retribusi sampah dengan menggandeng Bank Sumsel Babel menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Hal tersebut disampaikan Oktarizal S.E Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony.S
kolaborasi melalui digitalisasi ini bertujuan untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi sampah, yang tahun ini ditargetkan mencapai Rp 2 Miliar. (Sebelumnya 1.2M).
Tahun ini dalam waktu dekat kita bersama Bank Sumsel Babel akan luncur Pembayaran retribusi mengunakan Qris sehingga Retribusi sampah menjadi lebih transparan, akuntabel, dan memudahkan masyarakat dan PAD dapat di maksimalkan tercapai, hal ini adalah bagian dari transformasi digital guna menangkal kebocoran penerimaan Pembayaran Retribusi," ujar Kadis DLH.
DLH juga menegaskan akan memaksimalkan tata kelola sampah dari hulu ke hilir. Sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah organik yang lebih efisien.
Tidak hanya itu DLH Bukan Hanya ada terobosan tata kelola sampah yang ramah lingkungan dalam waktu dekat juga akan memaksimalkan budidaya maggot (larva Black Soldier Fly) bagian kelola sampah bernilai ekonomis,
Terakhir kita juga akan MOU dengan SPPG untuk tata kelola sampah.
Semoga program yang kami akan wujudkan tidak hanya memperbaiki sistem Retribusi sampai, mendukung peningkatan PAD kabupaten Muba terwujud Demi mendukung terwujudnya Muba maju lebih cepat" pungkasnya
Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony.S menyatakan dukungan penuhnya terhadap program pemerintah daerah ini.
Bahkan apresiasi untuk Penggunaan QRIS sistem pembayaran retribusi, untuk mempermudah masyarakat membayar iuran sampah kapan saja dan di mana saja, yang secara langsung akan mendongkrak PAD.
Selain digitalisasi pembayaran, kedepan apapun program pemerintah kami siap dukung, apalagi untuk kemajuan Muba ujarnya.
Cabang Olahraga Catur di pentas Porprov 2025, Jumat pagi (24/10) resmi di buka, sebanyak 117 atlit ikut meriahkan dari 14 Kabupaten dan Kota...
MUBA - Dugaan pengelolaan Hutan Kawasan Tanpa Izin di Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin hingga kini belum ada penegakkan...
Sekayu- – Pelantikan Pengurus Baru Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Rahmaniyah Sekayu(IRS)diselenggarakan di Gedung Irs Sekayu Musi...
Kita merah putih Perjuangan keras meraih prestasi di ajang Lomba Atletik lari 200 meter Putri berhasil sabet emas dan Perak pertandingan yang...
SEKAYU- Atlet Kabupaten Musi Banyuasin masih menguasai panggung peraihan medali di ajang PORPROV XV Sumsel. Berdasarkan data rekapitulasi...