Jumat, 12 Juni 2026 - 07:06 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Optimalkan Aset Daerah, Pemkab Muba Gandeng Politeknik Sekayu Cetak Mahasiswa Entrepreneur Lewat Budidaya Lele

Selasa, 24 Februari 2026
284 views
0
IMG20260224101106

SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan produktif sekaligus mencetak jiwa kewirausahaan (entrepreneur) di kalangan generasi muda. Hal ini ditandai dengan kerja sama antara Dinas Perikanan Muba dan Politeknik Sekayu dalam program budidaya ikan lele yang diluncurkan hari ini, Selasa (24/2/2026).

Kepala Dinas Perikanan Muba, Sunaryo, SSTP., MM., menjelaskan bahwa sebanyak 10.000 bibit ikan lele telah ditebar di 10 titik waring, di mana masing-masing waring berisi 1.000 ekor bibit. Program ini didesain agar mahasiswa terlibat langsung dalam perawatan hingga masa panen guna membantu penambahan pendapatan mereka.

"Pemerintah memberikan stimulasi awal berupa bibit dan pakan hingga menghasilkan. Setelah itu, mahasiswa yang akan melanjutkan secara mandiri. Ini adalah skema berkelanjutan untuk melatih kemandirian ekonomi mahasiswa," ujar Sunaryo.

Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Menariknya, hasil panen ikan lele ini sudah memiliki pasar yang jelas. Dinas Perikanan akan menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyuplai kebutuhan protein dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional.

Pemanfaatan Lahan Tidur dan Ketahanan Pangan

Dalam kesempatan tersebut,Bupati Muba H. Toha menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset daerah agar lebih produktif dan bernilai ekonomi. Menurutnya, potensi lahan tidur di wilayah Muba sangat besar dan harus dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kita mulai pemanfaatan lahan yang belum terpakai dengan menanam sawit dan menebar benih ikan lele. Mudah-mudahan ini memberi manfaat besar, baik untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), meningkatkan ketahanan pangan, maupun menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Toha.

Toha juga mengungkapkan bahwa program serupa akan diperluas hingga ke tingkat desa. Setiap desa didorong untuk memanfaatkan lahan kosong minimal 5 hingga 10 hektare untuk ditanami kelapa sawit atau komoditas produktif lainnya sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Gerakan "Bantu Umak" dan Mandiri Pangan

Tak hanya fokus pada skala besar, Pemkab Muba juga menggerakkan pemanfaatan pekarangan rumah melalui program Bantu Umak. Para penerima bantuan diwajibkan menanam sayuran di halaman rumah sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.

“Kita hidupkan pemanfaatan pekarangan rumah. Tanam sayuran di depan rumah, manfaatkan lahan sempit agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap masyarakat bersatu memanfaatkan lahan kosong sekecil apa pun untuk kemandirian pangan,” pungkasnya.

 

 

 

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Buleleng Kembali Kantongi Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:36:05am

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...

Pemkab Demak Kembali Raih Opini WTP

Mon, 19 Oct 2020 03:34:37am

RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Vaksin Terbaik Covid-19

Mon, 19 Oct 2020 03:22:04am

Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Baca Juga