Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengukir prestasi membanggakan dengan ditunjuk sebagai lokasi peluncuran nasional Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), sebuah program Quick Win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ BKKBN dalam mencetak generasi emas Indonesia.
*Apa itu TAMASYA?*
TAMASYA adalah program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak di Indonesia. Program ini bertujuan untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan pengasuhan yang berkualitas, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
*Tujuan Program TAMASYA*
Tujuan Program TAMASYA adalah untuk:
- Meningkatkan kompetensi pengasuh anak
- Memantau tumbuh kembang anak
- Meningkatkan keterlibatan aktif orangtua dalam pengasuhan anak
- Menyediakan layanan rujukan untuk anak-anak yang membutuhkan
Dengan demikian, TAMASYA hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan pengasuhan yang berkualitas, sekaligus memberi ruang bagi orangtua untuk tetap produktif.
"TAMASYA bukan hanya soal penitipan anak. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," ujar Nopian Andusti, Deputi BKKBN. Ia menambahkan, peluncuran ini juga bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan pengasuhan yang berkelanjutan.
Muba menyumbang tiga lokasi TPA percontohan TAMASYA, yaitu TPA Permata Hati, TPA Van Day Center, dan TPA Hindoli. Khusus TPA PT Hindoli, tercatat memiliki 8 TPA aktif dengan kapasitas masing-masing 30–40 anak di Banyuasin, serta TPA Sungai Telepah di Muba yang melayani 15–20 anak ungkap Kepala Dinas Pengendalian Peduduk dan Keluarga Berencana Mirwan Susanto,SE.,MM
PT Hindoli menyambut penunjukan ini dengan antusias. "Kami siap memfasilitasi acara launching, baik dari sisi transportasi, penginapan, hingga kesiapan lokasi," tegas Anik Musyarofa dari PT Hindoli. Launching TAMASYA ini dilakukan serentak secara nasional dan direncanakan akan dihadiri 5 Menteri, yaitu Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Menteri Sosial, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Komdigi.
Dukungan penuh juga datang dari jajaran Pemkab Muba melalui Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga. "Publikasi yang menyasar seluruh lapisan masyarakat akan jadi kunci kesuksesan acara ini. Kami siap bersinergi," ujar Sinulingga.
Berbagai OPD terkait seperti DPPKB, Disnaker, Dinas Sosial, DPPPA, dan Dinas Kebudayaan Muba semuanya menyatakan siap berkolaborasi menyukseskan momentum penting ini.
Dengan peluncuran TAMASYA di Muba, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung program pengasuhan anak yang berkualitas. Launching akan digelar pada 22 Mei 2025 mendatang di kawasan PT Hindoli, Kecamatan Sungai Lilin.
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan...
Membumi MUSI BANYUASIN- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lebih dari sekadar momentum keagamaan. Di...
SEKAYU – Dalam upaya mempercepat pengetasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal dan penurunan angka pengangguran di Muba ,...
BABAT TOMAN, — Pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat...
Muba – Tidak hanya memastikan pelayanan publik di wilayah ibu kota kabupaten, Bupati Muba H M Toha Tohet SH juga turun langsung meninjau pelayanan...