Minggu, 31 Mei 2026 - 05:36 WIB
banner ucapan Sekda revs

Menjaga Marwah Pendidikan: LMP Tulungagung Desak Inspektorat Cegah Praktik ‘Jual Beli’ Kursi Kepala Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026
83 views
0
IMG-20260509-WA0079

TULUNGAGUNG — Di tengah harapan besar masyarakat untuk melihat kualitas pendidikan yang lebih baik, sebuah kabar miring kini membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Tulungagung. 

Kekosongan 48 jabatan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang seharusnya menjadi momentum penyegaran kepemimpinan, justru memunculkan kekhawatiran akan adanya praktik transaksional yang mencederai nilai-nilai integritas.

Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung secara terbuka menyuarakan keprihatinan mereka. Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, pihaknya mencium adanya oknum yang mematok "harga" hingga Rp150 juta untuk satu kursi kepala sekolah.

Virus ‘Pulihan’ dan Nasib SiswaBukan sekadar angka, Hendri menekankan dampak kemanusiaan yang jauh lebih dalam.

 Ia menggunakan istilah ‘pulihan’—sebuah kondisi di mana seorang pemimpin yang mendapatkan jabatan dengan cara membayar, akan berusaha keras "mengembalikan" modal yang telah dikeluarkan."Efek domino dari praktik ini seperti virus. Jika seorang kepala sekolah sibuk mencari 'pulihan', maka hak-hak pendidikan siswa yang akan dikorbankan," ujar Hendri dengan nada prihatin.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Praktik semacam ini berpotensi memicu modus baru korupsi di lingkungan sekolah, mulai dari pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga pungutan liar yang dibebankan kepada wali murid dengan berbagai dalih iuran.

Harapan pada InspektoratPendidikan seharusnya menjadi ruang suci untuk membentuk karakter bangsa, bukan lahan transaksional oknum dekat kekuasaan.

LMP Tulungagung pun mendesak agar Inspektorat segera turun tangan melakukan pencegahan dan pengawasan secara profesional, bukan sekadar seremonial.

Masyarakat Tulungagung tentu merindukan sosok pemimpin sekolah yang terpilih karena kompetensi dan dedikasinya, bukan karena tebalnya kantong. 

Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan marwah pendidikan di Tulungagung dapat tetap terjaga demi masa depan generasi penerus yang jujur dan berprestasi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Per Triwulan II 2021 Mendagri Imbau Percepat Penyerapan Anggaran

Tue, 25 May 2021 11:32:00am

SEKAYU, - Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi didampingi Kepala...

Penerapan SPBE Muba Perbaiki Tata Kelola Pemkab

Tue, 25 May 2021 11:29:10am

  SEKAYU- Mengingat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan penilaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Kabupaten yang tertuang...

Bareng Menag Gus Yaqut, Bupati Dodi Reza Hadiri Pelantikan PWGP Ansor Sumsel 2020-2024

Tue, 25 May 2021 08:04:59am

  PALEMBANG- Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sumatera Selatan masa bakti 2020-2024 resmi dilantik, Senin (24/5/2021) malam di Pondok...

Lima Raperda Pemkab Muba Disahkan

Tue, 25 May 2021 07:47:18am

  Kitamerahputih.comSEKAYU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah...

Tekan Kasus Penyebaran Covid-19, Kamada LMP Sumsel Ajak Masyarakat Lakukan 5M

Tue, 25 May 2021 06:19:28am

  kitamerahputih.com Selasa, 25 Mei 2021 Palembang - Sumsel, Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Sumsel mengajak masyarakat untuk...

Baca Juga