Minggu, 17 Mei 2026 - 01:18 WIB
banner ucapan Sekda revs

Melepas Belenggu APBD: Strategi “Out of the Box” Membangun Muba Melalui Sinergi Non-Anggaran

Minggu, 29 Maret 2026
141 views
0
IMG-20260329-WA0013

Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang APBD sebagai satu-satunya mesin penggerak daerah adalah pandangan yang sudah usang. Bagi kita di Musi Banyuasin, keterbatasan fiskal justru menjadi pemantik kreativitas untuk melahirkan inovasi pendanaan alternatif yang progresif.

Membangun daerah—terutama dalam mencetak SDM unggul dan memperluas lapangan kerja—memerlukan "tangan dingin" kolaborasi. Strategi memaksimalkan program non-APBD bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap bergerak naik di tengah kebijakan efisiensi.

Bukti Nyata: Investasi SDM Tanpa Beban APBD

Disnakertrans Muba telah membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk melahirkan generasi unggul. Melalui skema kerja sama strategis dan pemanfaatan dana pihak ketiga, kita telah berhasil menjalankan program pendidikan vokasi yang prestisius:

Sinergi Sektor Perkebunan (Sawit): 

Lewat MoU dengan AKPY-STIPER Yogyakarta, kita berhasil memfasilitasi anak-anak muda Muba untuk mendapatkan beasiswa sawit melalui pendanaan BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit). Ini adalah wujud nyata program beasiswa non-APBD yang memberikan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah agar siap menjadi pemain utama di industri perkebunan nasional.

Keahlian Khusus Sektor Migas: 

Langkah serupa kita lakukan melalui kerja sama dengan PPSDM Migas Cepu. Melalui jalur vokasi ini, pemuda Muba dididik dan disertifikasi agar memiliki kompetensi standar internasional di sektor minyak dan gas. Inisiatif ini memastikan tenaga kerja lokal kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi teknisi dan tenaga ahli yang kompetitif di tanah kelahirannya sendiri.

Menjadikan CSR sebagai Investasi Sosial yang Terukur

Keberhasilan kerja sama dengan AKPY dan pihak Cepu adalah blueprint bagaimana CSR dan pendanaan pihak ketiga harus dikelola. Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bumi Serasan Sekate perlu didorong untuk menyelaraskan program mereka dengan prioritas daerah, terutama pada penguatan kompetensi tenaga kerja yang siap pakai (job-ready).

Hilirisasi dan SDM sebagai Jangkar Ekonomi Baru

Fokus kita harus tajam: Hilirisasi industri berbasis sumber daya alam harus dibarengi dengan kesiapan SDM. Program non-APBD sangat potensial diarahkan untuk sertifikasi kompetensi pemuda hingga pengembangan ekonomi digital. Ketika kualitas tenaga kerja lokal meningkat, angka pengangguran akan turun, dan kemandirian ekonomi akan tercipta secara otomatis

Membangun Musi Banyuasin yang maju lebih cepat memerlukan keberanian untuk keluar dari zona nyaman administrasi anggaran. Dengan memaksimalkan sumber daya non-APBD, kita sedang membangun fondasi masa depan di mana pembangunan tidak lagi tersandera oleh angka di atas kertas, melainkan digerakkan oleh semangat kolaborasi yang nyata antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta.

Muba maju bukan hanya karena besarnya anggaran, tapi karena kuatnya sinergi dan inovasi dalam setiap kebijakannya.

Ayo bergandengan tangan berkolaborasi bersama mewujudkan muba maju lebih cepat dan masyarakatnya sejahtera !!!

Oleh: Herryandi Sinulingga, AP.(Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin)

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Baca Juga