TRIBUN-MEDAN.COM - Kolaliandri Ginting, mahasiswa semester 6 jurusan Administrasi Bisnis FISIP USU membuka lapangan kerja bagi mahasiswa yang masih aktif kuliah dan yang sudah tamat SMA dengan merakit alat cuci motor, mobil dan AC di Jalan GB Joshua, Medan, Kamis (4/7/2019).
Dengan usaha membuat alat mesin cuci yang dijual Rp 280 ribu itu, ia mampu meraih penghasilan Rp 15 juta per bulan.
Dalam sehari Andri dan beberapa rekan kerjanya mampu membuat 200 alat mesin cuci yang dipasarkan secara nasional.
Kepada wartawan www.tribun-medan.com, Andri mengatakan, usahanya itu dimulai pada Januari 2017, saat dirinya masih duduk di semester 2.
Andri mengaku, untuk membeli semua komponen tersebut dirinya tidak mempunyai uang.
Tapi karena tekadnya sudah bulat, Andri memohon penundaan uang kos selama dua minggu kepada pemilik kos, karena uangnya akan digunakan untuk membeli komponen.
"Beruntung pemilik kos mengabulkan," kata Andri.
Penulis: Risky Cahyadi
Editor: Hendrik Naipospos
SEKAYU (6 April 2026) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga...
Sekayu, Muba – Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih disiplin dan cermat dalam...
TULUNGAGUNG – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam pendampingan masyarakat. Ketua LMP Tulungagung,...
JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam mengamankan hak fiskal daerah melalui audiensi dengan...
SEKAYU – Perairan Fish Karang Fendrik menjadi saksi bisu sebuah kolaborasi apik pada 3-4 April 2026. Bukan sekadar penyaluran hobi memancing,...