Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:16 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Lurah Balai Agung Berang! Nama Dicatut PT Buana Indonesia dalam Proyek Tiang Provider Ilegal

Rabu, 11 Februari 2026
409 views
0
IMG-20260210-WA0052

 

SEKAYU – Skandal perizinan infrastruktur internet kembali mencuat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

Kali ini, proyek pemasangan tiang dan kabel fiber optik milik PT Eka Mas Republik (EMR) di wilayah Kelurahan Balai Agung memicu kegaduhan setelah pihak pelaksana lapangan diduga kuat mencatut nama Lurah untuk melegitimasi aktivitas ilegal mereka.

Bantahan Keras Lurah Balai Agung

Lurah Balai Agung, Revi Syahputra, S.H., bereaksi keras terhadap klaim sepihak pengembang.

 Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan tidak pernah mengeluarkan izin, baik secara lisan maupun tertulis, untuk aktivitas pemasangan tiang tersebut.

Revi menjelaskan bahwa perwakilan PT Buana Indonesia memang sempat mendatangi kantornya, namun kedatangan tersebut hanya sebatas koordinasi mengenai titik lokasi, bukan dalam konteks pemberian izin.

"Kami sudah sarankan saat itu bahwa perizinan bukan kewenangan kelurahan. Kami hanya sebatas mengetahui. Jadi, klaim yang menyebutkan kami sudah merestui aktivitas tersebut adalah tidak benar dan merupakan pencatutan nama," tegas Revi saat memberikan klarifikasi resmi.

Pencatutan Nama Pejabat untuk "Izin Mandiri"

Sebelumnya, Beni selaku perwakilan PT Buana Indonesia yang mengurus wilayah, secara terang-terangan mengklaim telah mengantongi restu dari otoritas setempat. "Kami sudah mengantongi izin melalui Lurah dan RT setempat untuk pelaksanaan ini," klaim Beni saat dikonfirmasi.

Namun, investigasi di lapangan

menemukan fakta yang berbanding terbalik. "Izin" yang digembar-gemborkan ternyata bukanlah surat resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, melainkan dokumen internal atau surat permohonan sepihak dari PT Eka Mas Republik (EMR).

Dokumen perusahaan tersebut diketahui hanya dibubuhi cap dari RT 11 Lingkungan III, yang kemudian dijadikan dasar hukum "bodong" untuk mengali bahu jalan publik.

Delapan Poin "Izin" Sepihak yang Dinilai Arogan

Dalam dokumen internal PT EMR yang beredar, terdapat 8 poin permohonan izin yang diklaim secara sepihak dan dinilai merugikan daerah, di antaranya:

Persetujuan bebas melakukan penggalian bawah tanah dan penempatan tiang tumpu di bahu jalan.

Kebebasan akses kerja tanpa batas selama 24 jam sehari.

Hak eksklusif pemasaran dan penjualan layanan di kawasan pemukiman warga.

Klaim Bebas Biaya: Pernyataan bahwa PT EMR tidak akan dibebankan biaya dalam bentuk apa pun (gratis) selama infrastruktur mereka berdiri di kawasan tersebut.

Tabrak Regulasi Daerah

Tindakan PT Buana Indonesia dan PT EMR ini dinilai telah mengangkangi prosedur perizinan pemanfaatan ruang publik di Kabupaten Muba. Berdasarkan aturan, penggunaan bahu jalan untuk kepentingan komersial wajib mengantongi rekomendasi teknis dari Dinas PUPR dan perizinan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas penggalian kabel yang dinilai tidak prosedural tersebut terus dipantau warga dan pihak kelurahan karena berpotensi merusak fasilitas umum. Masyarakat mendesak Satpol PP Muba segera turun tangan menghentikan proyek "liar" yang mencatut nama pejabat setempat tersebut

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Tiga program istimewa Hari Jadi Tahun Kabupaten Tulungagung ke 820

Tue, 14 Oct 2025 02:37:47pm

Tulungagung, 14 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820 serta Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Pemerintah...

Putra Muba Minta Presiden Prabowo Berikan Amnesti Untuk Alek Noerdin, Riyan : Beliau Berjasa Bagi Pendidikan Kami

Sat, 4 Oct 2025 02:18:44pm

  MUBA - Siapa yang tidak mengenal Tokoh Nasional dan Tokoh Perpolitikan Sumatera Selatan H Alex Noerdin.Alex Noerdin dikenal sebagai Bapak...

HB Minta Tokoh Berobat Gratis dan Sekolah Gratis di Bebaskan dengan Amnesti dari Prabowo Subianto!

Sat, 4 Oct 2025 04:33:34am

  Palembang - Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly, secara resmi menyampaikan permohonan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo...

Salut Kades Stop Angkutan Batubara

Sat, 4 Oct 2025 04:06:42am

Kades Karya Maju a1 Yas budaya.SH lakukan penyetopan Armada Pengangkut Batu bara yang melintas di jln Poros Keluang menuju Sungai Lilin pada Senin...

Bank Sumsel Band Pukau Penonton Muba Expo 2025

Sat, 4 Oct 2025 03:25:28am

Sudah tidak asing lagi dengan Grup Band Bank Sumsel Babel, Group band dengan Vokalis Joel dan Chika Serta Pemain, Efry moore Bass,Cuncu sound,Bakar...

Baca Juga