Rabu, 22 April 2026 - 08:13 WIB
banner ucapan Sekda revs

LMP Tulungagung Soroti Transparansi Dana BOS dan BPOPP di SMKN 1 Tulungagung

Minggu, 16 November 2025
118 views
0
IMG-20251116-WA0009

Tulungagung — Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung kembali menyoroti persoalan transparansi pengelolaan dana pendidikan di SMKN 1 Tulungagung. Melalui surat resmi yang dilayangkan kepada pihak sekolah, LMP meminta adanya keterbukaan terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) yang diterima sekolah setiap tahunnya

Dalam keterangan tertulis, LMP menyampaikan bahwa dana BOS seharusnya menjadi penopang utama kebutuhan pembelajaran, mulai dari operasional sekolah, kegiatan belajar mengajar, pemeliharaan sarpras, hingga pengadaan fasilitas multimedia. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada tahun 2025 SMKN 1 Tulungagung tercatat menerima alokasi dana BOSP mencapai Rp 3.300.500.000 dengan jumlah peserta didik 2.050 siswa dan satuan biaya Rp 1.610.000 per siswa per tahun.

Selain BOS, LMP juga menyoroti kurangnya informasi mengenai BPOPP yang seharusnya diterima siswa setiap bulan. Untuk tahun 2025, besaran BPOPP yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ialah Rp 135.000 per siswa per bulan untuk SMK teknik dan Rp 110.000 per siswa per bulan untuk SMK nonteknik, yang bersumber dari APBD.

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, menegaskan bahwa langkah LMP merupakan bagian dari kontrol sosial, bukan upaya mencari kesalahan pihak sekolah.

“Ini bukan tuduhan. Kami hanya meminta transparansi. Dana BOS dan BPOPP adalah uang negara untuk siswa. Orang tua berhak tahu berapa besarannya dan bagaimana penggunaannya. Pengawasan seperti ini wajib dilakukan agar dunia pendidikan tetap bersih dan akuntabel,” tegas Hendri.

Hendri juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sejumlah keluhan dari wali murid terkait adanya pungutan tertentu di sekolah, sementara sekolah sudah mendapatkan dana operasional yang cukup besar.

“Jika sekolah sudah menerima BOS dan BPOPP, lalu masih ada pungutan ke orang tua, tentu masyarakat bertanya. Kami hanya ingin memastikan tidak ada beban ganda bagi wali murid,” tambahnya.

Hendri turut menyinggung kejadian saat pihaknya berupaya mengklarifikasi surat permohonan informasi yang telah dikirimkan ke sekolah. Menurutnya, langkah sekolah yang dinilai tidak kooperatif justru menimbulkan tanda tanya.

“Humas ada di tempat, tapi kenapa harus menyuruh resepsionis berbohong? Sekolah itu mengajarkan kejujuran. Apakah kejujuran itu sudah hilang di SMKN Anda?” ujar Hendri.

Ia menambahkan bahwa tujuan kedatangan LMP ke sekolah semata-mata untuk mengklarifikasi surat yang mereka layangkan, bukan untuk mencari masalah.

“Niat kami hanya mengklarifikasi surat yang kami kirim. Kenapa harus ditolak?” lanjutnya.

LMP Tulungagung menyatakan terbuka untuk berdialog dengan pihak sekolah maupun instansi terkait, agar pengelolaan dana pendidikan dapat berjalan sesuai regulasi dan diketahui publik.

Hendri menegaskan, transparansi adalah kunci menjaga marwah lembaga pendidikan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Wujudkan SDM Muba Unggul & Bersertifikasi Migas , Bupati HM Toha Tohet & Wabup Kiai Abdur Rohman Husen Buka Pelatihan Gratis di PPSDM Cepu”

Thu, 2 Apr 2026 12:53:09am

  SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di bawah kepemimpinan Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen,...

Bupati HM Toha Tohet Instruksikan Perusahaan di Muba Terapkan WFH Satu Hari Seminggu

Wed, 1 Apr 2026 09:59:54am

  SEKAYU – Bupati Musi Banyuasin, HM Toha Tohet, secara resmi menginstruksikan seluruh pimpinan perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD di wilayah...

Masa Bakti Pengurus KONI Muba Berakhir Mei 2026, KONI Sumsel Tekankan Pemilihan Tepat Waktu

Tue, 31 Mar 2026 11:58:22am

MUBA, KMP– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan memberikan pernyataan resmi terkait status kepengurusan KONI Musi...

Disdik Jatim Ditagih Komitmen Jalankan Sanksi Administrasi Terkait Dugaan Pungli di SMKN Tulungagung

Tue, 31 Mar 2026 09:38:36am

TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih...

Perkuat Ekonomi Muba, Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp240 Juta untuk Subsidi Paket Sembako

Mon, 30 Mar 2026 08:02:23am

Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin...

Baca Juga