Senin, 4 Mei 2026 - 04:15 WIB
banner ucapan Sekda revs

LMP Tulungagung Siap Kawal PPDB yang Sesuai Aturan

Sabtu, 4 Mei 2024
424 views
0
Hendri Dwiyanto_20240504_204840_0000

Kita merah putih.com Beberapa hari yang lalu kita telah merayakan hari pendidikan nasional tepatnya tanggal pada 2 Mei setiap tahunnya perlu di ingat bahwa dibalik hari pendidikan nasional tersebut tersimpan perjuangan yang sangat luar biasa dari seorang Ki Hajar Dewantara

Dimana Ki Hajar Dewantara yang berani menentang kebijakan pendidikan pemerintahan Hindia Belanda pada era kolonial. Kebijakan tersebut membuat hanya anak-anak kelahiran Belanda dan orang kaya saja yang dapat mengemban pendidikan,dia rela diasingkan oleh belanda 

 Setelah menghabiskan waktu pengasingan, dirinya pun membuat Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang didirikan di Yogyakarta pada 3 Juli 1922.Ini perlu kita contoh bahwa Di era Moderenisasi seperti ini haru kita terapkan, demikianlah di sampaikan ketua LMP Tulungagung Hendri Dwiyanto.

Hendri menilai bahwa masih ada sekolah yang tebang pilih hanya orang mampu dan punya lobby orang dalam di terima di sekolah favorit.

alhamdulillah, pada Upacara Hari Pendidikan Nasional 2024, Hari Kartini 2024 dan Hari Otonomi Daerah 2024 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Kamis, Tanggal 02 Mei 2024, Bapak Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, telah menegaskan bahwa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2024 ini, harus sesuai prosedur dan aturan yang ada , hal ini diharapkan dapat meminimalisir praktik titip titipan. 

“Kalau sudah ada sistem, (praktik) titipan bisa diminimalisir,” . Bahwa selanjutnya, beliau menegaskan ;

1. Dengan adanya sistem dalam PPDB, praktik titip menitip tidak diperlukan lagi,

titip-titipan itu tidak perlu lagi, asal sesuai dengan peraturan. Kalau masih

menggunakan zonasi, itu yang akan kita pakai,” sambungnya.

2. Aturan zonasi dalam PPDB tahun 2024 berbeda dengan tahun-tahun

sebelumnya. Saat ini kartu keluarga (KK) calon siswa harus juga tercantum

nama orang tuanya. Kalau sebelumnya misalnya untuk menunjukkan bukti

bahwa calon siswa berdomisili di situ adalah KK yang tidak diikuti domisili orang

tuanya, tetapi ini berikutnya harus KK dengan nama juga orang tua lengkap.

3. Aturan zonasi diperuntukkan bagi calon siswa yang dekat dengan lokasi sekolah

yang menjadi pilihan. “Zonasi tetap untuk yang dekat dengan lembaga

pendidikan yang dituju."Bahwa kami dari Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung,sangat mendukung kebijakan tersebut, artinya apa yang Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung perjuangkan setahun yang lalu tidak sia-sia, namun demikian dalam implementasinya tetap membutuhkan pengawasan dari masyarakat, Kontrol Sosial dari Organisasi Kemasyarakatan dan tentunya termasuk orang tua calon siswa sendiri, sehingga kebijakan Pemerintah bisa terealisasi dengan baik Kami Laskar Merah Putih Tulungagung siap mengawal setiap kebijakan pemerintah yang baik,serta akan bertindak Apabila tidak sesuai dengan semestinya,Tutup Hendri.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Reaksi Istri Mendiang Kobe Bryant Saat Lakers Juara NBA 2020

Mon, 19 Oct 2020 02:53:03am

Liputan6.com, Jakarta Vanessa Bryant teringat mendiang suaminya Kobe Bryant dan putrinya, Gianna, saat LA Lakers mengalahkan Miami Heat dan merebut...

MU Amankan Wonderkid Portugal Titisan Luis Figo

Mon, 19 Oct 2020 02:49:10am

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United (MU) kembali melirik pemain muda berbakat Portugal. Kali ini Setan Merah berhasil mengamankan jasa salah...

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Baca Juga