Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:17 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Libatkan Stakeholder, Target Inflasi di Muba Stabil

Rabu, 24 Agustus 2022
92 views
0
libatkan_stakeholder_target_inflasi_di_muba_stabil

SEKAYU- Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi, mengikuti rapat koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerahsecara virtual, Selasa (23/8/2022) di Ruang RapatSerasan Sekate.
Rapat dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian MA PhD. Dalam arahannya Mendagri menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, terjadi dampak ekonomi keuangan secara global. Akibatnya ada banyak kegiatan yang melambat. “Itu berpengaruh terhadap keadaan ekonomi. Selain itu menimbulkan dampak lainnya seperti efek domino, masalah sosial, pengangguran, bertambahnya kemiskinan, dan lain-lain. Namun, Indonesia sebagai negara demokrasi mampu menghadapi pandemi Covid-19 sebagai bangsa yang tangguh. Bahkan Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19,"ungkap Tito Karnavian.

Lanjut Tito, sama halnya seperti pengendalian inflasi. Inflasi dapat disebabkan ketika uang Negara tidak sesuai dengan demand serta supply barang tidak sesuai dengan demand dan kebutuhan atau cek produksi dan distribusi barang.

Untuk itu, Pemerintah pusat selalu berusaha untuk bisa menahan laju inflasi. Diharapkan setiap Kepala Daerah juga bisa melakukan hal yang sama. "Kepala Daerah harus memahami kondisi daerah nya masing-masing. Bentuk Tugas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), untuk melakukan pengumpulan data dan informasi terkait dengan perkembangan harga barang kebutuhan pokok. Daerah yang mampu menjaga inflasi berarti leader dapat bekerja dengan baik,"ujarnya.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi mengatakan, Sesuai dengan arahan Pj Bupati Muba. Untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin, pemerintah melibatkan berbagai stakeholder.

"Tentunya ini menjadi konsen, bagaimana agar inflasi dapat stabil dan bisa mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, infrastruktur yang baik juga merupakan kunci dari aktifitas perekonomian masyarakat agar tetap stabil. Infrastruktur yang baik dengan sendirinya akan memudahkan pendistribusian bahan kebutuhan pokok sampai ke daerah-daerah pelosok. Dengan demikian tentu inflasi akan terjaga. Semoga inflasi di Kabupaten Muba dapat terus terjaga dan pembangunan infrastrukturnya dapat terus berjalan dengan baik dan lancar,”tandas Musni.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Kasus Sembuh, 11 Positif

Tue, 15 Jun 2021 04:07:04pm

  SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (15/6/2021) mengkonfirmasi penambahan 3 kasus sembuh dan 11 positif.  "Ada penambahan...

DPR Papua Menerima Hasil Pansus

Tue, 15 Jun 2021 02:37:23pm

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua menerima hasil kinerja Panitia Khusus (Pansus) Otonomi Khusus (Otsus)  Jhon NR Gobai selaku Ketua Kelompok...

Fraksi Partai Demorat Di DPR Papua Menolak undang-undang (UU) Otonomi Khusus

Tue, 15 Jun 2021 02:31:38pm

Jayapura -- Fraksi partai Demorat di DPR Papua menolak undang-undang (UU) Otonomi Khusu (Otsus) yang sedang dibahas di DPR-RI. Demikian pernyataan...

DPR Provinsi Papua Rapat  Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Aspirasi Dan Pokok Pikiran Fraksi-fraksi

Tue, 15 Jun 2021 01:50:52pm

  Fraksi Partai Demokrasi indonesia Perjuangan ( PDIP )Dewan Perwakilan Rakyat Papua Terhadap,Penyampaian Aspirasi dan Pokok Pikiran Fraksi -...

Sekda Papua,Dance Yulian Flassy Belum Penuhi Janji

Tue, 15 Jun 2021 12:43:27pm

Jayapura -- Sekda Papua, Dance Yulian Flassy hingga saat ini belum penuhi janji terhadap pemulangan 700 calon Siswa Bintara Polri, Selasa...

Baca Juga