PALEMBANG – Di tengah derasnya arus informasi digital dan dinamika media modern, sebuah babak baru yang membawa angin segar bagi dunia penyiaran di Sumatera Selatan resmi dimulai.
Pada Senin, 9 Juni 2026, Komisi I DPRD Provinsi Sumsel merampungkan rapat pleno yang menetapkan tujuh sosok terpilih sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel periode 2026–2029.Di balik urusan administrasi dan jabatannya, ketukan palu sidang pleno tersebut sejatinya adalah penyerahan mandat moral yang besar dari jutaan pasang mata dan telinga masyarakat Bumi Sriwijaya.
Proses Terbuka yang Membangun KepercayaanRangkaian panjang seleksi yang puncaknya tuntas dalam Fit and Proper Test pada Rabu, 3 Juni 2026 lalu, berjalan bukan sekadar sebagai pemenuhan syarat undang-undang.
Proses ini mengedepankan keterbukaan yang melibatkan uji publik—sebuah ruang di mana masyarakat didengar suaranya.
Anggota Komisi I DPRD Sumsel, Toyib Rakembang, mengungkapkan bahwa seluruh dokumen kelulusan kini tinggal selangkah lagi menuju meja Gubernur. “Sudah dibuatkan berita acaranya, tinggal ditandatangani,” tuturnya penuh kehangatan saat dikonfirmasi via telepon, seperti dikutip dari urban.id.
Ketulusan proses yang transparan ini menjadi fondasi penting agar masyarakat kembali percaya bahwa tayangan televisi dan siaran radio lokal mereka berada di tangan pengawas yang tepat.
Tujuh Nama, Satu Amanah untuk Kenyamanan KeluargaMereka yang terpilih bukan sekadar deretan nama di atas kertas berita acara, melainkan para profesional yang membawa latar belakang ilmu dan integritas untuk menjaga ruang publik tetap sehat:
Adapun 7 nama calon anggota KPID Sumsel periode 2026-2029:
1. Fikri Haikal, S.AK, MM
2. Hasandri Agustiawan, S.Ag M.Si
3. RM Solehin, S.IP
4. Heriansyah, S.Sos
5. Komarinah, S.Ag
6. Amrilah, S.Sy ME
7. Abdullah Arafah, SE
.Kehadiran figur-figur ini diharapkan mampu menjadi "penjaga gerbang" yang memastikan setiap informasi, hiburan, dan edukasi yang masuk ke ruang tamu keluarga di Sumsel adalah tayangan yang aman, mendidik, serta ramah bagi tumbuh kembang anak-anak.Sinergi Tanpa Riak demi Masa Depan SiaranSuasana seleksi yang berjalan damai dan kondusif tanpa riak konflik turut mengundang simpati dari berbagai elemen masyarakat sipil.
Ketua DPW Lembaga Garuda Indonesia (LGI) Sumsel, Al Anshor, S.H., C.MSP., menyampaikan rasa syukurnya atas ketenteraman proses ini.“Kami menyambut baik dan mengapresiasi penuh. Sepanjang pengamatan kami, kegiatan ini berjalan sangat baik dan kondusif.
Tidak ada hal-hal negatif yang merusak esensi seleksi. Sekarang, kita tinggal menunggu proses pelantikan resmi saja,” ungkap Al Anshor tulus.Kini, ketujuh komisioner terpilih sedang bersiap melangkah menuju pelantikan oleh Gubernur Sumatera Selatan. Publik tidak hanya menunggu mereka memakai setelan jas upacara, tetapi menantikan dedikasi nyata mereka dalam merawat moral bangsa melalui frekuensi penyiaran yang bersih, sehat, dan bermartabat
Kita Merah Putih TULUNGAGUNG – Suasana di depan Mapolres Tulungagung hari ini, kamis (30/April/2026), tampak berbeda. Puluhan anggota Ormas Laskar...
SEKAYU- Pilih cepat selesai atau lama tersendat. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) putuskan tutup total Jembatan Lalan selama lebih...
SEKAYU, — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna...
SEKAYU — Sengketa lahan antara warga Kecamatan Batanghari Leko, Andi Karnain, dengan PT Cakra Adi Pratama dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)...
SEKAYU- Sebanyak ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Muba Abrur Rohman...