Kamis, 30 April 2026 - 09:47 WIB
banner ucapan Sekda revs

Kucurkan Ratusan Miliar Tangani COVID-19, Dodi Reza Alex Noerdin Jadi Bupati Terpopuler di Indonesia 2020

Selasa, 5 Januari 2021
178 views
0
Screenshot_2021-01-05-09-43-30-30_resize_61

Kucurkan Ratusan Miliar Tangani COVID-19, Dodi Reza Alex Noerdin Jadi Bupati Terpopuler di Indonesia 202

kitamerahputih.com
Selasa, 05/01/2021.

SEKAYU-MUBA, Komunikasi Indonesia Indicator (I2) merilis data Kepala Daerah di Indonesia yang paling vokal dan terpegah atau terpopuler namanya dalam pemberitaan karena upaya penanganan serta pencegahan wabah COVID-19.

Hasilnya, untuk di Sumatera Selatan nama Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA masuk daftar kategori Bupati Terpegah atau Terpopuler dengan posisi sebanyak 3.919 berita yang menyebutkan namanya.

"Salah satu yang menjadi sorotan adalah alokasi anggaran Musi Banyuasin untuk COVID-19 yang mencapai 12,5 persen atau Rp 500 miliar dari total APBD Rp 4,1 triliun," ungkap Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang seperti dikutip dalam berita kompas.com, Senin (4/1/2021).

Nama Bupati Muba Dodi Reza ini juga dijejerkan dengan Wali Kota Surabaya yang kini menjabat Menteri Sosial Tri Rismaharini dinobatkan sebagai wali kota terpegah (terpopuler/top person) dan tervokal (top influencer) dalam pemberitaan Covid-19.

"Sepanjang 2020, Tri Rismaharini dalam isu Covid-19 diekspose media online sebanyak 15.917 berita," jelas Rustika Herlambang.

Lanjutnya, sorotan tertinggi media massa tertuju pada tingginya kasus positif Covid-19 di Surabaya yang mengarah pada zona hitam Juni 2020, serta berbagai aktivitas Risma untuk menanganinya.

Isu lainnya berkaitan dengan langkah responsif Risma setelah Surabaya dinyatakan masuk zona hitam. Mulai dari penerapan protokol kesehatan ketat, swab gratis, dan intervensi kesehatan lingkungan, seperti pemberdayaan masyarakat dan usaha membangkitkan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, menanggapi hasil riset Komunikasi Indonesia Indicator (I2) tersebut, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin yang juga Kepala Daerah Inovatif 2020 ini menanggapinya dengan santai. "Yang paling penting berbuat untuk masyarakat, tidak lebih dari itu," tegasnya.

Lanjutnya, dalam waktu dekat Pemkab Muba akan segera mungkin mendistribusikan vaksin ke warga masyarakat Muba. "Kita tinggal menunggu arahan dan instruksi dari Pemerintahan pusat, prinsipnya Muba sudah siap melakukan vaksinasi ke warga Muba," ucapnya.

Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini mengingatkan, agar kepada warga Muba selalu mematuhi prokes dan memakai masker. "Tetap patuhi prokes, dan selalu lindungi diri dan orang terdekat dengan tetap memakai masker," tandasnya.
(rilis pemkab muba).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Masa Bakti Pengurus KONI Muba Berakhir Mei 2026, KONI Sumsel Tekankan Pemilihan Tepat Waktu

Tue, 31 Mar 2026 11:58:22am

MUBA, KMP– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan memberikan pernyataan resmi terkait status kepengurusan KONI Musi...

Disdik Jatim Ditagih Komitmen Jalankan Sanksi Administrasi Terkait Dugaan Pungli di SMKN Tulungagung

Tue, 31 Mar 2026 09:38:36am

TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih...

Perkuat Ekonomi Muba, Bank Sumsel Babel Kucurkan Rp240 Juta untuk Subsidi Paket Sembako

Mon, 30 Mar 2026 08:02:23am

Bank Sumsel Babel Sekayu Perluas Jangkauan Subsidi Pangan Bersama Dagperin dan Ketahanan Pangan SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin...

Pererat Silaturahmi, Kesbangpol dan BPBD Muba Gelar Halalbihalal Idulfitri 1447 H

Mon, 30 Mar 2026 07:58:05am

MUBA – Mengawali hari kerja dalam suasana Idulfitri 1447 H, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Badan Penanggulangan Bencana...

Melepas Belenggu APBD: Strategi “Out of the Box” Membangun Muba Melalui Sinergi Non-Anggaran

Sun, 29 Mar 2026 06:31:16am

Keterbatasan anggaran seringkali dianggap sebagai tembok besar yang menghentikan laju pembangunan. Namun, di era transformasi saat ini, memandang...

Baca Juga