Senin, 26 Oktober 2026 - 07:41 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Krisis Kepemimpinan KONI Muba: Kinerja Tim Caretaker Dikecam, Pembinaan Atlet Terancam Lumpuh

Selasa, 15 September 2026
93 views
0
Gemini_Generated_Image_zct6frzct6frzct6

 

Sekayu — Ketidakjelasan arah tata kelola olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian memprihatinkan. Lambannya kinerja Tim Caretaker KONI Muba yang tak kunjung menggelar Rapat Kerja (Raker) memicu gelombang kritik keras dari pengurus cabang olahraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan didesak segera mengevaluasi total tim tersebut guna mengakhiri pembiaran organisasi yang telah berlangsung hampir satu tahun.

Stagnasi Organisasi dan Ancaman Prestasi

Ketidakjelasan agenda Raker bukan sekadar hambatan administratif, melainkan ganjalan utama dalam melahirkan Ketua Umum KONI Muba yang definitif. Imbas dari kekosongan kepemimpinan ini membuat seluruh rantai pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga berada dalam kondisi stagnan. Tanpa kepengurusan sah, alokasi anggaran pembinaan, keberlanjutan program latihan, hingga keikutsertaan dalam agenda kejuaraan resmi menjadi tidak terarah.

Representasi perwakilan cabor Muba, Saputra Candra Lesmana, menyoroti kinerja Tim Caretaker yang dinilai tidak menunjukkan pergerakan konkret sejak awal dibentuk. Pembiaran ini berisiko menghancurkan pembinaan usia dini dan mengorbankan masa depan para atlet Muba yang telah berlatih tanpa kepastian dukungan instansi.

Ultimatum dan Desakan Langkah Konkret

Para pengurus cabor menegaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan pintu masuk mutlak untuk membenahi tata kelola organisasi. KONI Sumsel diminta mengambil alih kendali dan memfasilitasi percepatan Raker sesuai mekanisme organisasi yang berlaku, bukan justru membiarkan Tim Caretaker berjalan tanpa target waktu yang jelas.

Jika aspirasi ini terus diabaikan tanpa ada tindakan nyata dari KONI Sumsel, jajaran pengurus cabor menyatakan siap mendatangi langsung Kantor KONI Sumsel di Palembang. Langkah aksi tersebut menjadi bentuk komitmen tegas para pengurus cabor demi menyelamatkan ekosistem olahraga Muba dari ketidakprofesionalan kepengurusan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

HUT ke-56 Golkar: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang

Mon, 19 Oct 2020 03:18:26am

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan HUT ke-56 Partai Golkar tahun 2020 mengangkat tema "Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang." Tema ini...

6 Hoaks Kesehatan: Masker Picu Kanker hingga Harga Vaksin Covid-19 Mahal

Mon, 19 Oct 2020 03:17:15am

Liputan6.com, Jakarta - Selama seminggu terakhir, ada banyak hoaks yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial. Masih banyak hoaks tentang...

Layanan Kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi Raih Penghargaan Kemenkes

Mon, 19 Oct 2020 03:12:38am

Liputan6.com, Banyuwangi Program kesehatan Teropong Jiwa Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Program pemberian terapi...

Mitos Kesehatan Sepekan: Masker Picu Keracunan hingga Kedelai Sebabkan Parkinson

Mon, 19 Oct 2020 03:09:29am

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa kabar hoaks masih terus bermunculan di media sosial. Tak terkecuali hoaks dan mitos seputar kesehatan. Satu di...

Klasemen MotoGP 2020: Rebut Podium, Joan Mir Salip Fabio Quartararo di Puncak

Mon, 19 Oct 2020 03:01:20am

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Suzuki, Joan Mir membuka peluang untuk menjadi juara MotoGP 2020. Ini setelah dia memuncaki klasemen sementara MotoGP...

Baca Juga