Rabu, 16 September 2026 - 08:39 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Krisis Kepemimpinan KONI Muba: Kinerja Tim Caretaker Dikecam, Pembinaan Atlet Terancam Lumpuh

Selasa, 15 September 2026
11 views
0
Gemini_Generated_Image_zct6frzct6frzct6

 

Sekayu — Ketidakjelasan arah tata kelola olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian memprihatinkan. Lambannya kinerja Tim Caretaker KONI Muba yang tak kunjung menggelar Rapat Kerja (Raker) memicu gelombang kritik keras dari pengurus cabang olahraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan didesak segera mengevaluasi total tim tersebut guna mengakhiri pembiaran organisasi yang telah berlangsung hampir satu tahun.

Stagnasi Organisasi dan Ancaman Prestasi

Ketidakjelasan agenda Raker bukan sekadar hambatan administratif, melainkan ganjalan utama dalam melahirkan Ketua Umum KONI Muba yang definitif. Imbas dari kekosongan kepemimpinan ini membuat seluruh rantai pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga berada dalam kondisi stagnan. Tanpa kepengurusan sah, alokasi anggaran pembinaan, keberlanjutan program latihan, hingga keikutsertaan dalam agenda kejuaraan resmi menjadi tidak terarah.

Representasi perwakilan cabor Muba, Saputra Candra Lesmana, menyoroti kinerja Tim Caretaker yang dinilai tidak menunjukkan pergerakan konkret sejak awal dibentuk. Pembiaran ini berisiko menghancurkan pembinaan usia dini dan mengorbankan masa depan para atlet Muba yang telah berlatih tanpa kepastian dukungan instansi.

Ultimatum dan Desakan Langkah Konkret

Para pengurus cabor menegaskan bahwa pelaksanaan Raker merupakan pintu masuk mutlak untuk membenahi tata kelola organisasi. KONI Sumsel diminta mengambil alih kendali dan memfasilitasi percepatan Raker sesuai mekanisme organisasi yang berlaku, bukan justru membiarkan Tim Caretaker berjalan tanpa target waktu yang jelas.

Jika aspirasi ini terus diabaikan tanpa ada tindakan nyata dari KONI Sumsel, jajaran pengurus cabor menyatakan siap mendatangi langsung Kantor KONI Sumsel di Palembang. Langkah aksi tersebut menjadi bentuk komitmen tegas para pengurus cabor demi menyelamatkan ekosistem olahraga Muba dari ketidakprofesionalan kepengurusan.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

MU Amankan Wonderkid Portugal Titisan Luis Figo

Mon, 19 Oct 2020 02:49:10am

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United (MU) kembali melirik pemain muda berbakat Portugal. Kali ini Setan Merah berhasil mengamankan jasa salah...

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

Baca Juga