kitamerahputih.com
kamis, 12 Agustus 2021
PALEMBANG – SUMSEL, Puluhan Aktivis, Lembaga Swadaya Masyarakay (LSM), Wartawan, Media, Mahasiswa Sumsel dan RT yang merupakan perwakilan dari masyarakat berinisiatif mengadakan konferensi pers memberi pernyataan sikap dukungan kepada Kapolda Sumsel Prof Irjen Eko Indra Heri.
Menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini terkait adanya dugaan kasus Prank bantuan dana 2T yang diserahkan Heriyanti kepada Kapolda Sumsel beberapa waktu lalu, juga terkait oknum yang mengatasnamakan aktivis dan mahasiswa asal Palembang di Jakarta meminta Kapolda Sumsel di copot. Selasa, (10/08/2021).
Perwakilan LSM Sumsel Sanusi SH angkat bicara mengenai hal tersebut, dimana Sanusi mengatakan sangat terhenyu dan terkejut dengan polemik yang terjadi di Sumatera Selatan yang juga menghebohkan Indonesia bahkan internasional.
“Pada awalnya kecewa tapi akhirnya yang dikecewakan adalah Kapolda kita, yang dirugikan Kapolda Sumsel, individu dan jabatan beliau sendiri, sangat disayangkan yang mengatasnamakan aktivis dan mahasiswa di Jakarta meminta Kapolda di copot padahal mereka tidak melihat, tidak mendengar kejadian dan kronologi sebenarnya,” katanya.
Pihaknya berharap, agar aktivis mahasiswa asal Palembang di Jakarta tersebut untuk datang ke Palembang duduk bersama dan berdiskusi langsung.
Sementara, perwakilan dari mahasiswa Rubi Indiarta mengatakan, bahwa kapolda adalah orang yang baik seperti diketahui Kapolda Sumsel dengan kebesaran hatinya telah memaafkan keluarga yang menyumbang 2 T tersebut yang berdampak pada dirinya.
“Kedepan nya Kami akan menanda tangani sepanduk dukungan ke Kapolda sumsel. bahkan demo di Mabes Polri untuk dukungan dan mengirimkan surat ke Kapolri agar kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri dapat menyelesaikan masa jabatanya sebagai Kapolda Sumsel karena beliau telah banyak melakukan trobosan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan Mahasiswa Ruben Alkatiri mengatakan, pihaknya para aktivis yang tergabung dalam koalisi LSM, Ormas, dan Pers Sumsel menyatakan sikap :
1.Kejadian tersebut diduga kuat terindikasi dilakukan secara terencana untuk menjatuhkan dan merusak nama baik dan karier Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, oleh karena itu kami mengharapkan Kapolri dapat bersikap lebih bijak, hati-hati dan cermat menanganinya.
2.Institusi Polri adalah institusi yang profesional dan solid harus lebih waspada terhadap kemungkinan adanya tangan-tangan jahat untuk mengobok-obok institusi Polri dengan mengorbankan putra terbaik Polri seperti Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri.
3.Prestasi dan kinerja serta loyalitas Kapolda Sumsel kepada institusi Polri dan atasan serta bagi masyarakat Sumsel sudah terbukti dan dirasakan oleh masyarakat dan menjadi kebanggaan Sumatera Selatan.
4.Kami segenap aktivis di Sumatera Selatan menyatakan siap sedia memberikan dukungan baik tenaga maupun pemikiran serta bersedia memberikan kesaksian tentang prestasi, kinerja, pengabdian dan kecintaan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri yang sangat dirasakan dan banyak memberikan sumbangsih bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan.
5.Meminta Bapak Kapolri untuk tetap mempertahankan Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri sebagai Kapolda Sumsel atau mempromosikannya ke posisi jabatan yang lebih baik dan lebih terhormat. mengingat dedikasinya kepada institusi Polri yang luar biasa.
“Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan dengan tujuan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan serta profesionalisme di lingkungan institusi Polri yang kami cintai dan banggakan,” pungkasnya. (rilis)
SEKAYU, MUBA – Pasca resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Dapur Nasional (BDN) Kabupaten Musi Banyuasin, Iwan...
Kita Merah Putih.com Guna menekan angka kriminalitas dan menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, Polsek Babat Toman menggelar patroli jalan kaki...
Kita merah Putih.com Pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan jajaran Polsek Tungkal Jaya, Polres Musi Banyuasin (Muba), membuahkan hasil...
SEKAYU, 18 Januari 2026 – Langit Sekayu pada Sabtu (17/1) kemarin tampak lebih teduh, diiringi lantunan pujian kepada Baginda Nabi Muhammad...
Kita merah Putih.com TULUNGAGUNG – Babak baru bergulir dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Tulungagung. Markas Besar...