Sabtu, 5 September 2026 - 03:32 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Kisah Katrol 1 Jambore Pramuka Internasional Korea: Tiba Disambut Cuaca Panas Ekstrem, Diungsikan di Hari ke 9 dan Dihibur K-Pop

Sabtu, 12 Agustus 2023
59 views
0
IMG-20230813-WA0072-768x433-1


Korea, Topan Khanun yang diprakirakan akan menerjang kawasan Jambore Dunia di Korea Selatan dari Bumi Perkemahan Sae Man-Geum, Buan, Jeolla pada tanggal 9-10 Agustus menyisakan banyak cerita dari peserta jambore melalui Muri
Ketua katrol 1 wilayah Bengkulu, Babel dan Sumsel. Muri yang saat ini Kepala Sekolah SMPN 6 Unggul Sekayu, Muba, menyebutkan Katrol 1 begabung dengan Aceh, Medan, Bengkulu, Sumsel dan Babel.

Muri mengaku para peserta sempat panik saat tiba pada hari pertama di perkemahan tanggal 1 Agustus 2023. Menurutnya, iklim sangat panas di lokasi perkemahan yakni kisaran suhu mencapai 35 hingga 39 derajat Celsius.

Pada hari itu, para peserta Jambore dari Indonesia sudah diminta bersiap-siap untuk dipindahkan. Walaupun, awalnya peserta sempat melakukan kegiatan games out door namun pada hari ke dua yakni tanggal 2 Agustus semua kegiatan outdoor dihentikan dan di ganti indoor di tenda besar.

"Benar, hari itu saat games indoor, semua peserta audah disuruh packing sejak sore dan bersih-bersih peralatan. Namun semua kegiatan akhirnya tetap dilakukan dan baru hari ke 9 kami diungsikan ke kampus Wongwank," jelas Muri, saat dihubungi, Sabtu (12/8/2023).

Muri menambahkan selama 8 hari semua peserta mengikuti kegiatan kepramukaan baik lomba dan games. Kegiatan dimulai sejak hari pertama secara outdoor dan mulai hari kedua digelar indoor.

"Nah yang paling seru adalah saat di kampus Wongwank. Selama dua hari kami saling unjuk kemampuan pentas budaya. Dan peserta dihibur artis K-Pop saat penutupan tanggal 11 Agustus. Jadi dari semula was-was diakhiri pentas dan hiburan menyenangkan," kata dia.

Peserta asal Muba dan lainnya di Katrol 1 yang selama dua minggu mengalami panas ekstrim dan hujan badai Taifun, semuanya salam kondisi sehat
"Ya, terhibur setelah dua minggu di Korea mengalami panas ekstrem dan hujan bercampur badai Taifun," tutur Muri.

Selama kegiatan si Korea, Muri mengaku tidak kekurangan persediaan bahan makanan. Akan tetapi bahan masakan yang tersedia tidak sama dengan kebiasaan si Indonesia. Terutama saos dan beras yang sangat terbatas.

Sementara itu Pj Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi Mengucapkan Rasa syukur bahwa anak anak kita dan tim semua dalam keadaan sehat dan tidak terdampak atas cuaca panas extrem di Korea selatan saat ini dan kami berpesan untuk anak anak semua tetap jaga kesehatan dan ikuti dan patuhi aturan aturan panitia sehingga dapat menikmati dan menjalankan kegiatan kepramukaan di sana sampai tuntas, jaga nama baik dan terus mengukir prestasi ke pramukaan disana tuturnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kerap Mangkir Mediasi? Kadisnakertrans Muba Ingatkan Perusahaan Risiko Rugi Hukum Hingga Kalah di PHI

Thu, 4 Jun 2026 12:48:56am

Sekayu, 4 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin mengambil langkah tegas dalam mengedukasi...

Mencekam Jelang Subuh di Soak Baru, Respons Cepat Damkar Muba Jinakkan Kobaran Api dalam 1 Jam

Thu, 4 Jun 2026 12:41:54am

SEKAYU, MUBA – Suasana sunyi menjelang fajar di kawasan wisata Danau Ulak Lia mendadak berubah menjadi mencekam pada Kamis pagi, 4 Juni 2026....

Kantor Hukum Indafikri & Partners Layangkan Somasi ke PT Pertamina EP Field Pendopo Terkait Dugaan Limbah di Jirak Jaya

Wed, 3 Jun 2026 06:18:52am

  SEKAYU, MUBA – Kantor Hukum INDAFIKRI & PARTNERS secara resmi melayangkan surat somasi kepada Pimpinan c.g. Humas PT. Pertamina EP...

Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Lawang Wetan Muba, Kerugian Capai Rp400 juta

Mon, 1 Jun 2026 08:18:41am

SEKAYU — Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Dusun 3, Desa Bumi Ayu, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Senin...

Investasi Jangka Panjang Tulungagung: Cari Bibit Unggul Dunia Lewat Lapangan GOR Lembu Peteng

Fri, 29 May 2026 02:27:06pm

TULUNGAGUNG – Riuh rendah suara dari 19 kecamatan mengguncang GOR Lembu Peteng pada Jumat (29/5/2026). Di balik parade warna-warni defile...

Baca Juga