Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:43 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Keributan di Kantor Desa Bailangu Timur Berujung Penusukan, Tiga Orang Terluka

Sabtu, 10 Januari 2026
97 views
0
IMG-20260110-WA0016

 

Diduga Dipicu Persoalan Galian C, Pelaku dan Korban Adalah Paman dan Keponakan

SEKAYU – Sebuah keributan yang berujung pada tindak penganiayaan disertai penusukan terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB. Insiden yang melibatkan perangkat desa dan seorang warga ini menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Sekayu.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Muba, AKP S Hutahaen, melalui keterangan dari Kapolsek Sekayu AKP Rama Yudha, membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian saat ini telah melakukan penanganan awal, baik di lokasi kejadian maupun di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan sementara dari kepolisian, peristiwa bermula ketika Patra, warga Bailangu Timur, mendatangi kantor desa. Patra diduga sudah membawa senjata tajam dan langsung menanyakan keberadaan Kepala Desa Bailangu Timur, Herman Sawiran.

"Tidak lama kemudian, terjadi pertengkaran hebat di ruang kerja kepala desa," kata AKP S Hutahaen.

Saat pertengkaran memanas, Staf Desa, Boby Apriansyah, yang berusaha melerai perselisihan tersebut, justru ikut menjadi korban. Akibat insiden ini, baik Patra, Herman Sawiran (Kepala Desa), maupun Boby Apriansyah mengalami luka-luka pada beberapa bagian tubuh.

Ketiga korban segera dievakuasi oleh perangkat desa dan warga sekitar ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Diduga Dipicu Persoalan Galian C

Lebih lanjut, AKP S Hutahaen mengungkapkan dugaan awal pemicu keributan tersebut.

"Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas Galian C yang berada di bantaran Sungai Musi," ungkapnya.

Aktivitas pengerukan material ini dikhawatirkan dapat menyebabkan bencana longsor, dan disebut-sebut menjadi sumber cekcok antara pelaku dan korban.

Ironisnya, diketahui bahwa Patra dan Herman Sawiran memiliki hubungan keluarga, yaitu sebagai paman dan keponakan.

Penanganan Kasus

Saat ini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Anggota sudah melakukan cek TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memintai keterangan saksi-saksi. Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu," jelas AKP S Hutahaen, memastikan bahwa penanganan kasus akan dilakukan secara profesional.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Bupati Toha Tohet Buka Turnamen Badminton Babat Toman, Aksi Lincah di Usia 62 Tahun Curi Perhatian

Tue, 21 Apr 2026 12:06:52am

  BABAT TOMAN, — Bupati Musi Banyuasin, H M Toha Tohet, membuka Turnamen Badminton Open PB B-29 Babat Toman di GOR Badminton Kelurahan Babat,...

Muscab X PPP Muba: Mardiono Serukan Kesiapan Pemilu 2029 dan Komitmen Anti-Korupsi

Mon, 20 Apr 2026 05:07:12am

SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X...

Muscab X PPP Muba: Mardiono Serukan Kesiapan Pemilu 2029 dan Komitmen Anti-Korupsi

Mon, 20 Apr 2026 04:58:49am

SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X...

Bangun Muba Aman Secara Hukum, Bupati-Kajari Teken Kesepakatan Perdata dan TUN

Mon, 20 Apr 2026 12:11:59am

SEKAYU- Perkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan aman secara hukum, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) bersama Kejaksaan Negeri...

Ponpes Arriyadl Nurul Qur’an Diresmikan, Wabup Muba Kyai Abdur Rohman Dorong SDM Unggul Berakhlak

Sun, 19 Apr 2026 12:13:49am

Tungkal Jaya, Muba- Tak hanya sebagai pusat pendidikan agama, pesantren kini dituntut melahirkan generasi kreatif dan tangguh. Hal ini ditegaskan...

Baca Juga