Kamis, 21 Mei 2026 - 12:34 WIB
banner ucapan Sekda revs

Kenalkan Minuman ‘Gajura Spd’, Mahasiswa USU Menang Kontes Inovasi di Korsel

Selasa, 25 Juni 2019
288 views
0
2be6c488-dcc6-49fe-b7f1-b9468dcd5023_169

Medan - Tiga mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) memenangi kontes inovasi internasional yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Mereka menyabet tiga gelar untuk inovasi minuman prebiotik, berupa susu kerbau yang difermentasi dalam wadah bambu.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muheri Indra Aja Nasution, Muhammad Dava Warsyahdhana, dan Herman Syah. Mereka bagian dari 187 tim yang berasal dari 12 negara yang ikut serta dalam ajang World Invention Innovation Contest yang digelar Asia Invention Creativity Association (AICA) pertengahan Juni 2019 lalu. Dari 12 kategori yang tersedia, tim yang dibimbing dosen Dr Nurzainah Ginting ini, berlomba di kategori food and health. Mereka mempresentasikan minuman prebiotik yang disebut Gajura S.Pd. Gajura itu sendiri singkatan dari Galang, Tanjung Morawa; yakni nama dua kecamatan di Kabupaten Deli Serdang yang menjadi sumber utama bahan susu dan tanaman untuk kepentingan produksi minuman tersebut.  "Saat presentasi di Korea, kami membawa semua peralatan yang diperlukan dari Medan. Termasuk bambu dan daun pisang," kata Muheri kepada wartawan di Medan, Senin (24/6/2019).

Disebutkan Muheri, temuan minuman prebiotik ini sendiri bermula ide tentang pemanfaatan fermentasi susu kerbau. Selama ini fermentasi yang dilakukan hanya untuk menghasilkan dadih, hasil pembekuan susu.

Ternyata setelah diteliti lanjut, cairan dari proses fermentasi itu bisa menjadi minuman kesehatan. Apalagi bambu memiliki banyak mikroba yang baik, sehingga hasil olahan dari fermentasi itu mengandung banyak bakteri baik. Termasuk Lactobacillus plantarum, yakni bakteri laktat yang hidup normal dalam saluran pencernaan manusia dan dapat mencegah kanker.

Dalam prosesnya, susu itu terlebih dahulu dipasturisasi dengan suhu sekitar 60 derajat celcius. Kemudian dimasukkan dalam tabung bambu, lantas ujungnya ditutup dengan daun pisang yang sudah dilenturkan dengan cara dipanaskan di atas api. Seterusnya dibiarkan selama 48 jam. Berikutnya susu hasil fermentasi itu diberi pemanis dengan menggunakan air rebusan daun stevia (Steviarebaudiana).

"Rasanya manis alami, dan boleh dikonsumsi penderita diabetes," kata Muheri.

Dari presentasi inovasi ini, tim berhasil menyabet tiga gelar. Masing-masing Gold Medal for the invention, kemudian First Grade untuk recognition of the most stupendous and creative work at World Invention Academic Conference 2019, dan Special Award untuk certifying the outstanding creativity and novelty of the honorable invention.

Ketua Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian USU, Prof Hasnudi menyatakan, terkait prestasi anak didiknya dalam ajang internasional tersebut, maka USU akan memberikan penghargaan. Selain itu mereka juga akan semakin digembleng untuk mempertajam visi dan kemampuan untuk inovasi-inovasi berikutnya. Sementara produk Gajura S.Pd itu kini tengah dipatenkan dan kemungkinan akan diproduksi.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

4 Fakta Menarik Lakers Juara NBA 2020

Mon, 19 Oct 2020 02:56:22am

Liputan6.com, Jakarta- Los Angeles Lakers akhirnya meraih gelar juara NBA 2020. Pasukan Frank Vogel memenangi pertarungan enam gim dengan Miami Heat...

Reaksi Istri Mendiang Kobe Bryant Saat Lakers Juara NBA 2020

Mon, 19 Oct 2020 02:53:03am

Liputan6.com, Jakarta Vanessa Bryant teringat mendiang suaminya Kobe Bryant dan putrinya, Gianna, saat LA Lakers mengalahkan Miami Heat dan merebut...

MU Amankan Wonderkid Portugal Titisan Luis Figo

Mon, 19 Oct 2020 02:49:10am

Liputan6.com, Jakarta- Manchester United (MU) kembali melirik pemain muda berbakat Portugal. Kali ini Setan Merah berhasil mengamankan jasa salah...

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

Baca Juga