SEKAYU – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tengah digalakkan oleh Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha, SH bersama Wakil Bupati Rohman mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Banyuasin melalui peluncuran Program Simbada (Kolaborasi Jaksa Bersama Daerah) yang bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi.
Program Simbada secara resmi disosialisasikan dan dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Aka Kurniawan, SH, MH. Acara ini turut dihadiri oleh Asisten III Setda Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Muba, serta jajaran Kejari Muba, di Aula Kejari Muba, Rabu (14/5/2025).
Dalam sambutannya, Kajari Aka Kurniawan menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan PAD melalui program ini.
"Melalui Simbada, Kejaksaan akan memberikan bantuan hukum kepada pemerintah daerah, melakukan penagihan tunggakan pajak dan retribusi secara hukum, memberikan pendapat dan pendampingan hukum, serta melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran di sektor pajak dan retribusi," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tujuan kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan para wajib pajak dan retribusi daerah, memperkuat pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.
"Semoga sinergi ini terus menguat dalam rangka membangun Kabupaten Muba dan mendukung visi-misi Bupati. Kami dari Aparat Penegak Hukum siap membantu," tegas Aka.
Asisten III Setda Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si, menyambut baik inisiasi ini dan menyatakan bahwa potensi PAD Muba masih sangat besar, khususnya dari objek pajak dan perusahaan-perusahaan yang berdomisili di wilayah Muba.
"Program ini sangat strategis dalam mengoptimalkan potensi PAD. Pemerintah Kabupaten Muba siap menjalin kerjasama dan mendukung penuh pelaksanaannya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Muba, Silviana Margaretha, SH, MH, berharap kolaborasi ini dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya dukungan data yang akurat dari pemerintah daerah serta koordinasi aktif untuk mengatasi permasalahan di lapangan.
"Sebagai tindak lanjut, kita akan membentuk tim terpadu serta menyusun jadwal monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan efektivitas program Simbada di lapangan," pungkasnya.
MUBA - SUMSEL, Pandemi Covid 19 belum berakhir namun eksetensi Ormas Laskar Merah Putih Markas Cabang Kabupaten Musi Banyuasin sejak...
SEKAYU - Malam puncak pemilihan Kuyung dan Kupek Musi Banyuasin (Muba) tahun 2021 digelar Kamis, malam nanti. Puncak kontes ini dihadir tamu...
MUBA - SUMSEL, Beredar isu adanya Pemanggilan beberapa Staf Dinas PUPR kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Penyidik KPK Pasca OTT, Ormas LMP...
MUBA - Guna Percepatan dan dalam rangka Minimalisir Penyebaran COVID-19, desa Air Putih Ulu, kecamatan Plakat Tinggi bersama UPT Puskesmas Cinta...
Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (27/10/2021) mengkonfirmasi penambahan 1 kasus positif. "Ada penambahan 1 kasus...