AQJ news.com Pihak kepolisian memastikan kebakaran pondok terpencil di Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang menewaskan dua orang petani diduga kuat dipicu racun nyamuk bakar.
Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan keluarga korban mengarah pada sumber api yang berasal dari racun nyamuk bakar yang biasa digunakan korban sebelum tidur.
"Setelah Polsek Babat Toman melakukan olah TKP dan berdasarkan keterangan Kapolsek Babat Toman IPTU Faisal Muhammad S.Trk, kebakaran disebabkan oleh racun nyamuk,"kata S Hutahaean, Senin (18/5/2026).
Lanjutnya, berdasarkan hasil penyelidikan awal serta keterangan pihak keluarga, korban memiliki kebiasaan menyalakan racun nyamuk bakar saat malam hari.
"Dari peristiwa tersebut menyebabkan korban meninggal dunia diketahui bernama JN (70) dan anaknya MN (30), warga Desa Ulak Taberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba,"ungkapnya.
Pondok yang terbakar merupakan rumah panggung berukuran sekitar 3x6 meter dengan material papan dan beratap genteng. Lokasinya berada sekitar tiga kilometer dari permukiman warga dan hanya dapat diakses dengan berjalan kaki maupun kendaraan roda dua.
"Selain menewaskan dua korban, api juga menghanguskan seluruh isi pondok, termasuk perabotan rumah tangga, surat-surat berharga, dua unit sepeda motor, dua buah angkong, tabung gas elpiji 3 kilogram, dan kompor gas. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp70 juta,"tambahnya.
Usai dievakuasi, kedua jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Babat Toman.
"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,"jelasnya.
JawaPos.com – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR) soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja secara...
JEPARA – Dalam satu dekade, Jepara meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) secara berturut-turut. Kota Ukir termasuk dari dua...
SINGARAJA, BALI EXPRESS-Buleleng kembali mencatatkan torehan membanggakan dalam pengelolaan keuangan dengan mengantongi opini Wajar Tanpa...
RADARSEMARANG.ID, Demak – Pemkab Demak kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)....
Liputan6.com, Jakarta - Vaksin Covid-19 menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun vaksin yang diharapkan belum ada. Hingga saat ini, mematuhi...