Rabu, 30 September 2026 - 01:12 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Jon kenedi:Kami akan Penggil Semua Pihak agar permasalahan batas tidak terjadi konflik

Senin, 18 September 2023
285 views
0
IMG20230918103329_01

Kita merah Putih.com Puluhan masyarakat tergabung dalam Masyarakat Peduli Muba menyampaikan orasi di depan Gedung DPRD kabupaten Musi Banyuasin Senin 18 September 2023

Dalam orasi yang terbentang di spanduk dan di sampaikan Pimpinan Orasi Satoto Waliun diantaranya yaitu Meminta kepada pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dan Wakil Rakyat agar untuk meyelamatkan dan bela kepentingan warga masyarakat bumi Serasan Sekate, meminta untuk menutup kegiatan perusahaan tambang yang Tidak berizin dan merugikan masyarakat serta pemerintah kabupaten Musi Banyuasin.

Lebih lanjut "Banyak penderitaan Rakyat,seperti debu yang di sebabkan angkutan batubara baik debu tanah dan debu batu bara,tanam tumbuh,dan sumber air ,serta kesehatan' masyarakat masyarakat terkena imbasnya,kami meminta pemerintah kabupaten Musi Banyuasin untuk menutup jalan tersebut karena masyarakat sudah menderita 

Dalam kesempatan ini juga meminta DPRD Musi Banyuasin dan pemerintah daerah serta pihak lainya membentuk pansus kordinasi sebagai upaya pencabutan Permendagri nomor 76 tahun 2014 perubahan atas Permendagri nomor 50 tahun 2014.ungkapnya 

Ditambahkannya hak masyarakat kabupaten Musi Banyuasin dirampas Melalui tapal batas, mineral,minyak dan gas,ini dapat merugikan kebupaten Musi Banyuasin dalam hal Pendapatan Daerah,yang mestinya bagi hasil dan pajaknya kembali ke kebupaten Musi Tutup nya 

Saat menerima perwakilan demontrasi Wakil ketua II DPRD Musi Banyuasin Jon Kenedi Sip menyampaikan bahwa kami Akan mengkaji seluruh apa yang di sampaikan pendemo,serta akan memanggil pihak pihak terkait Perihal terkait Perijinan dan lainnya serta apa saja yang menimbulkan Masalah kerugian bagi masyarakat dan kabupaten Musi Banyuasin, Rencana Rapat akan di laksanakan tanggal,27 September 2023 mendatang 

Jon berharap dengan belum adanya rapat nanti harus kondusif jangan ada demo anarkis yang akan merugikan masyarakat dan Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin.semoga permasalahan ini dapat segera teratasi agar kita bisa hidup Damai dan rukun

Menurut pantau media demontrasi berlangsung Damai tidak anarkis,pihak kepolisian telah berjaga dari jam 7 pagi sampai selesai demo dan di terima oleh Anggota DPRD Muba Jon kenedi ,H Rabik hs SE SH MH serta beberapa dinas terkait.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Kena Hukum Baca Pancasila, Kata yang Diucapkan Emak-Emak Ini Malah Bikin Gregetan

Mon, 19 Oct 2020 01:53:24am

Liputan6.com, Jakarta - Di masa pandemi seperti sekarang ini, protokol kesehatan wajib diterapkan masyarakat termasuk saat mengendarai kendaraan...

Ritual Kuno Batu Peninis Mengawali Pembukaan Desa Kartun Sidareja

Mon, 19 Oct 2020 01:03:28am

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah ritual budaya di Desa Sidareja Peninis, Purbalingga, Jawa Tengah bangkit kembali setelah sempat terkubur satu abad....

Baca Juga