TULUNGAGUNG – Riuh rendah suara dari 19 kecamatan mengguncang GOR Lembu Peteng pada Jumat (29/5/2026). Di balik parade warna-warni defile kontingen, ada sebuah misi besar yang sedang dimulai: Kabupaten Tulungagung resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten tahun 2026.Namun, ajang tahun ini terasa berbeda. 
Mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat Melalui Olahraga”, kompetisi ini bukan lagi sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah proyek investasi jangka panjang untuk mencetak "manusia unggul" Tulungagung.6 Cabang Olahraga, 1 Tiket Menuju ProvinsiPemerintah Kabupaten Tulungagung langsung memasang standar tinggi. Melalui laporan Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dwi Teguh Prasetya,
tercatat ada enam cabang olahraga krusial yang dipertandingkan:AtletikRenangBulu TangkisPencak SilatKarateSenamPara pemenang dari keenam cabang ini tidak bisa bersantai. 
Mereka akan langsung memegang mandat berat sebagai duta resmi Kabupaten Tulungagung di ajang O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur.
Visi Jangka Panjang Plt. Bupati: Olahraga untuk Karakter PemimpinSaat membuka acara secara resmi, Penjabat (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, memberikan penekanan yang mendalam. Di hadapan para pejabat teras daerah—termasuk Penjabat Sekda, jajaran Dinas Pendidikan, Dispora, hingga Dinas KB PPPA—Baharudin menegaskan bahwa nilai tertinggi hari ini bukan sekadar medali emas.
"Jadikan kompetisi ini sebagai sarana berharga untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan memperkuat rasa percaya diri. Kita ingin lahir atlet yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat internasional," ujar Baharudin.Lebih lanjut, ia menitipkan pesan magis kepada para guru dan pelatih.
Olahraga harus dipandang sebagai media doktrinasi positif untuk menanamkan jiwa patriotisme."Anak-anak yang hari ini kita beri motivasi, merekalah pemimpin masa depan yang akan meneruskan tonggak pembangunan daerah ini," tambahnya secara eksklusif, menegaskan komitmen Pemkab dalam mendukung sektor pendidikan dan olahraga sebagai pilar utama SDM berdaya saing tinggi.
Kejutan di Akhir Acara: Panggung untuk Sang Pujangga MudaKejutan menarik terjadi di penghujung seremonial pembukaan.
GOR Lembu Peteng tidak hanya menjadi milik para atlet fisik, tetapi juga ruang apresiasi bagi para jawara literasi. Pemkab Tulungagung memanfaatkan momen ini untuk menyerahkan penghargaan bagi para juara umum Festival Seni dan Sastra Siswa Nasional (FTB/FS2N) jenjang SD Tahun 2026.Tiga kecamatan berhasil mengukuhkan dominasinya sebagai gudang bakat seni dan sastra tahun ini:Peringkat 3 Terbaik: UPASP Kecamatan Tulungagung (Total Nilai: 220)Peringkat 2 Terbaik: UPASP Kecamatan Kedungwaru (Total Nilai: 260)Peringkat 1 / Juara Umum: UPASP Kecamatan Ngantru (Total Nilai: 360)
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Ahmad Baharudin ini menjadi bukti konkret bahwa Tulungagung sedang bergerak seimbang: melahirkan generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik di lapangan olahraga, tetapi juga berjiwa halus dan cerdas melalui seni dan sastra.
SEKAYU, MUSI BANYUASIN Yayasan Doktor Wandi Subroto kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam bidang kemanusiaan. Sebagai bentuk pengabdian...
KulimTalang Kulim, Jumat, 1 Mei 2026 — Relawan Gesit Chapter Musi Banyuasin resmi meluncurkan (launching) local base di Desa Talang...
Kita Merah Putih TULUNGAGUNG – Suasana di depan Mapolres Tulungagung hari ini, kamis (30/April/2026), tampak berbeda. Puluhan anggota Ormas Laskar...
PALEMBANG – Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi loyalitas nasabah hingga ke pelosok daerah. Pada Jumat...
PALEMBANG, 24 APRIL 2026 – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)...