Rabu, 3 Juni 2026 - 04:13 WIB
banner ucapan Sekda revs

HGU PT Hindoli Membara, Satu Sumur Minyak Terbakar Kembali

Kamis, 3 April 2025
199 views
0
IMG-20250403-WA0056

 

MUBA - Belum berselang beberapa hari usai Hari Raya Idul Fitri, Sumur Minyak Ilegal kembali meledak di lahan HGU PT Hindoli Kecamatan Keluang, Kamis (03/04/2025).

Salah satu narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya menerangkan kebakaran sumur minyak ilegal tersebut terjadi didalam perkebunan kelapa sawit yang termasuk dalam wilayah HGU PT Hindoli.

"Barusan kejadian dilahan HGU dekat tower api masuk keluang," katanya.

Kebakaran sumur minyak ilegal ini menambah rentetan panjang insiden kebakaran-kebakaran sebelumnya yang terjadi di Kecamatan Keluang.

Akibat kegiatan Illegal Drilling yang menjamur di lahan HGU PT Hindoli berdampak pada kerusakan pada lingkungan yang tak terhitung lagi jumlahnya.

Sementara itu Kapolsek Keluang IPTU Alvin Adam Armita Siahaan STrK dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan melakukan olah TKP terkait informasi kebakaran sumur minyak tersebut.

"Terimakasih informasinya ndo,kita cek TKP dulu ya ndo kebenaran informasi," ucapnya.

Keteledoran pihak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dinilai menjadi sebab Illegal Drilling menjamur di Kabupaten Musi Banyuasin.

Satoto Waliyun salah satu Aktivis di Kabupaten Musi Banyuasin menanggapi permasalahan Illegal Drilling di Musi Banyuasin yang tak kunjung terselesaikan.

Dikatakan pria yang akrab disapa Totok tersebut, bahwa Illegal Drilling yang terjadi merupakan akibat dari lemahnya pengawasan pemerintah daerah.

"Karena pemerintah daerah seolah tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab proses pemerintahan sehingga lahan Hak Guna Usaha yang awalnya menjadi perkebunan kelapa sawit berubah menjadi tambang tambang minyak ilegal," bebernya.

"Tambang Minyak Liar dalam wilayah HGU sebuah perusahaan terjadi tanpa hentinya itu akibat dari keteledoran pemerintah beserta aparatnya," sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa pemerintah daerah seolah tidak memiliki ketegasan dalam menyikapi penyalahgunaan lahan HGU yang menjadi pertanyaan publik.

"Kenapa demikian karena pemerintah daerah selaku fungsi tanggung jawab ke wilayahan tidak tegas menyikapi lokasi HGU disalah pungsi kan.....tanggung jawab PT Hindoli atas HGU nya patut di pertanyakan,jika HGU nya Berakhir maka tanggung jawab ini kembali ke pemerintah daerah,"jelasnya.

Permasalahan yang ditimbulkan tersebut berawal dari sejak lama dan dari beberapa periode kepemimpinan kepala daerah, Illegal Drilling tidak ada penyelesaian.

Totok menyampaikan terkait penyalahgunaan Hak Guna Usaha yang sering terjadi dan dilakukan oleh beberapa perusahaan, sangat diperlukan peninjauan serta evaluasi terkait perizinan HGU.

"Sejak 2006 sampai 2024 Pengelola Kabupaten Musi Banyuasin adalah Sebuah Estapet Kepemimpinan yang boleh dikatakan dilakukan oleh orang orang yang sama.Namun di tahun 2025 MUBA di Pimpin oleh orang yang tidak ada kaitan nya dengan pemerintahan di masa lalu,"terangnya.

"Jika muba mau maju lebih cepat maka perlu di lakukan peninjauan dan evaluasi kembali terhadap luasan izin dan hal hal lainya yang berkaitan dengan Investasi atas pengelolaan lahan dan Sumber Daya Alam Muba. Hal ini perlu di buka karena tidak menutup kemungkinan terdapat sebuah kesalahan ataupun kekeliruan yang terjadi selama ini secara berkelanjutan karena ESTAPET itu biasanya hanya melanjutkan saja," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Baca Juga