Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:25 WIB
Bijak Bermedia Sosial

HGU PT Hindoli Membara, Satu Sumur Minyak Terbakar Kembali

Kamis, 3 April 2025
218 views
0
IMG-20250403-WA0056

 

MUBA - Belum berselang beberapa hari usai Hari Raya Idul Fitri, Sumur Minyak Ilegal kembali meledak di lahan HGU PT Hindoli Kecamatan Keluang, Kamis (03/04/2025).

Salah satu narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya menerangkan kebakaran sumur minyak ilegal tersebut terjadi didalam perkebunan kelapa sawit yang termasuk dalam wilayah HGU PT Hindoli.

"Barusan kejadian dilahan HGU dekat tower api masuk keluang," katanya.

Kebakaran sumur minyak ilegal ini menambah rentetan panjang insiden kebakaran-kebakaran sebelumnya yang terjadi di Kecamatan Keluang.

Akibat kegiatan Illegal Drilling yang menjamur di lahan HGU PT Hindoli berdampak pada kerusakan pada lingkungan yang tak terhitung lagi jumlahnya.

Sementara itu Kapolsek Keluang IPTU Alvin Adam Armita Siahaan STrK dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan melakukan olah TKP terkait informasi kebakaran sumur minyak tersebut.

"Terimakasih informasinya ndo,kita cek TKP dulu ya ndo kebenaran informasi," ucapnya.

Keteledoran pihak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dinilai menjadi sebab Illegal Drilling menjamur di Kabupaten Musi Banyuasin.

Satoto Waliyun salah satu Aktivis di Kabupaten Musi Banyuasin menanggapi permasalahan Illegal Drilling di Musi Banyuasin yang tak kunjung terselesaikan.

Dikatakan pria yang akrab disapa Totok tersebut, bahwa Illegal Drilling yang terjadi merupakan akibat dari lemahnya pengawasan pemerintah daerah.

"Karena pemerintah daerah seolah tidak menjalankan tugas dan tanggung jawab proses pemerintahan sehingga lahan Hak Guna Usaha yang awalnya menjadi perkebunan kelapa sawit berubah menjadi tambang tambang minyak ilegal," bebernya.

"Tambang Minyak Liar dalam wilayah HGU sebuah perusahaan terjadi tanpa hentinya itu akibat dari keteledoran pemerintah beserta aparatnya," sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa pemerintah daerah seolah tidak memiliki ketegasan dalam menyikapi penyalahgunaan lahan HGU yang menjadi pertanyaan publik.

"Kenapa demikian karena pemerintah daerah selaku fungsi tanggung jawab ke wilayahan tidak tegas menyikapi lokasi HGU disalah pungsi kan.....tanggung jawab PT Hindoli atas HGU nya patut di pertanyakan,jika HGU nya Berakhir maka tanggung jawab ini kembali ke pemerintah daerah,"jelasnya.

Permasalahan yang ditimbulkan tersebut berawal dari sejak lama dan dari beberapa periode kepemimpinan kepala daerah, Illegal Drilling tidak ada penyelesaian.

Totok menyampaikan terkait penyalahgunaan Hak Guna Usaha yang sering terjadi dan dilakukan oleh beberapa perusahaan, sangat diperlukan peninjauan serta evaluasi terkait perizinan HGU.

"Sejak 2006 sampai 2024 Pengelola Kabupaten Musi Banyuasin adalah Sebuah Estapet Kepemimpinan yang boleh dikatakan dilakukan oleh orang orang yang sama.Namun di tahun 2025 MUBA di Pimpin oleh orang yang tidak ada kaitan nya dengan pemerintahan di masa lalu,"terangnya.

"Jika muba mau maju lebih cepat maka perlu di lakukan peninjauan dan evaluasi kembali terhadap luasan izin dan hal hal lainya yang berkaitan dengan Investasi atas pengelolaan lahan dan Sumber Daya Alam Muba. Hal ini perlu di buka karena tidak menutup kemungkinan terdapat sebuah kesalahan ataupun kekeliruan yang terjadi selama ini secara berkelanjutan karena ESTAPET itu biasanya hanya melanjutkan saja," pungkasnya.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Tanamkan kepedulian Erwin S Manik donorkan darah dan Bahti Sosial

Mon, 9 Aug 2021 03:29:39am

Kitameraputih.com Ditengah pandemi ini sangatlah di butuhkan kepedulian kita untuk berbagai Serta lebih peduli seperti yang dilakukan  Salah satu...

HUT IWO, “Jiwa Raga Terjaga, Daya Hidup Menyala”.

Mon, 9 Aug 2021 01:20:40am

JAKARTA - Ratusan pengurus dan anggota Ikatan Wartawan Online (IWO) dari seluruh Indonesia mengikuti zoom metting dalam rangka memperingati Hari...

Update COVID-19 Muba: Bertambah 3 Kasus Positif, 4 Meninggal Dunia

Sun, 8 Aug 2021 12:59:37pm

  Sekayu- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (8/8/2021) mengkonfirmasi penambahan 3 kasus positif dan 4 meninggal dunia.  "Ada...

Pedestrian Instagramable baru di Sekayu

Sun, 8 Aug 2021 12:07:25pm

  SEKAYU- Suasana Jalan Kolonel Wahid Udin Sekayu tepatnya didepan rumah pintar lebih berwarna dan cantik.  Pasalnya, kini kawasan tersebut...

Lima tahun Mengabdi Berikut yang di lakukan kades Sungai Pinang Sutriyanti

Sun, 8 Aug 2021 11:47:30am

Kitameraputih.com Sosok Wanita satu ini sudah tidak asing lagi di tengah masyarakat Sungai Pinang, Sosok yang tegas lugas dan Penuh tanggung jawab,ya...

Baca Juga