Probolinggo Jawa Timur, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Berkarya (Beringin Karya) turut berkomentar menilai rencana Revisi Undang-undang (RUU) Pemilu yang berpotensi mengerdilkan demokrasi, Minggu (31/01/2021).
Gus Noer Fathur RE, Selaku ketua DPD Partai Berkarya menyebutkan bahwa potensi pengkerdilan demokrasi itu terbukti adanya usulan kenaikan parliamentary threshold atau PT ambang batas parlemen dari 4 persen. Kenaikan PT akan membuat kian banyak suara dan aspirasi rakyat terpaksa harus dihilangkan.
Pria kelahiran Palembang Sumatera Selatan itu menyampaikan, menurutnya, sistem demokrasi Indonesia secara prinsip sudah bagus, maka tidak perlu lagi di revisi saat ini, terlebih ditengah kondisi bangsa yang seharusnya DPR fokus pada upaya untuk megatasi penyebaran covid 19. Walaupun secara teknis perlu dikaji kembali untuk disempurnakan
“Aturan-aturan teknis yang selama ini menghambat seharusnya diperbaiki dan disempurnakan. Bukan merevisi prinsip demokrasi yang sudah bagus pada UU Pemilu," kata Gus Noer tersebut.
BABAT TOMAN, — Bupati Musi Banyuasin, H M Toha Tohet, membuka Turnamen Badminton Open PB B-29 Babat Toman di GOR Badminton Kelurahan Babat,...
SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X...
SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X...
SEKAYU- Perkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan aman secara hukum, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) bersama Kejaksaan Negeri...
Tungkal Jaya, Muba- Tak hanya sebagai pusat pendidikan agama, pesantren kini dituntut melahirkan generasi kreatif dan tangguh. Hal ini ditegaskan...