Dalam sebuah langkah yang semakin memperjelas dugaan pungutan liar di SMKN 3 Boyolangu, Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung menghadiri panggilan klarifikasi di Unit Tipidkor Satreskrim Mapolres Tulungagung pada Senin (02/06/2025).
Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, menjalani pemeriksaan selama tiga jam, dengan 42 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik, menguak berbagai aspek dari dugaan praktik yang mencederai prinsip transparansi dan keadilan dalam dunia pendidikan.
Hendri mengapresiasi ketegasan penyidik dalam menangani kasus ini, memastikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara proporsional dan berorientasi pada tindak lanjut yang lebih konkret. "Dana sumbangan yang ditentukan nominalnya itu yang saya permasalahkan. Aturannya seperti apa? Sumbangan yang mengatasnamakan Diklat Rp500 ribu itu seperti apa? Standar operasionalnya bagaimana?" ujar Hendri, mempertanyakan dasar hukum dari pungutan yang diduga dilakukan oleh pihak sekolah.
Lebih jauh, Hendri mengungkapkan adanya tiga bukti kwitansi pembayaran serta bukti percakapan Komite Sekolah di Group WhatsApp wali murid yang mengadu pada (LMP), yang menunjukkan bahwa nominal sumbangan telah ditentukan sebelumnya—yakni Rp1.200.000 dan Rp1.500.000. "Menurut saya, biaya ini seharusnya bisa dicakup oleh dana BOS dan BPOPP. Kami siap mendampingi saksi-saksi yang akan dipanggil oleh Polres Tulungagung," tegasnya.
Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum dalam memastikan bahwa dunia pendidikan terbebas dari praktik yang membebani masyarakat secara tidak sah. Transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar jargon, tetapi harus menjadi prinsip yang ditegakkan tanpa kompromi.
Apakah ini akan menjadi titik balik dalam upaya membersihkan dunia pendidikan dari pungutan liar? Publik menunggu langkah tegas berikutnya dari aparat penegak hukum.
Mari sama sama kita bersatu untuk menerangi segala tindakan korupsi maupun yang mengarah korupsi, karena kapan lagi kalau tidak di mulai dari sekarang,kami Ormas LMP menjalankan Amanah masyarakat sebagai penyambung lidah,Mengawal semua kebijakan serta memperjuangkan hak - hak masyarakat serta Menegakkan kebenaran apapun tantangan nya insyaallah kami hadapi karena kami yakin kebenaran pasti akan menang dan kejahatan suatu saat akan terungkap
SEKAYU – Presiden ke-4 RI, Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Dan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan,secara resmi dianugerahi gelar...
Kita merah Putih.com Mengutip Ungkap " ia ikan, tapi beri ia kail (dan umpan) agar ia bisa memancing". Makna dari peribahasa ini adalah Memberi...
Kita merah putih.com Kabupaten Musi Banyuasin terus memperlihatkan kemajuannya oleh hal ini terlihat kehadiran beragam bank, baik konvensional maupun...
Musi Banyuasin — Bukan sekadar ajang bergaya, Seleksi Kuyung dan Kupek Muba 2025 menjadi panggung inspiratif bagi generasi muda untuk menampilkan...
MUBA - Usai Dilantik sebagai Kadisdagperin Muba oleh Bupati H M Toha Tohet beberapa waktu yang lalu, Hendra Tris Tomy SSTP Mec Dev langsung...