Minggu, 24 Mei 2026 - 01:12 WIB
banner ucapan Sekda revs

Gabungan Kontraktor Muba Tuntut Keadilan, Laskar Merah Putih Siap Awasi Kinerja BPK Sumsel.

Selasa, 29 November 2022
324 views
0
IMG-20221129-WA0008

Kitamerahputih.com Selasa 29 November 2022 Sekayu Muba - Sumsel, Kontraktor se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang tergabung dalam wadah Gabungan Kontraktor Muba (GKM) Rencanakan menggelar aksi damai pada hari Kamis, 01/12/2022 di halaman kantor BPKAD Muba.

Mereka menuntut BPK Perwakilan Sumsel berlaku adil dan transparan dalam melakukan audit terhadap seluruh objek kegiatan APBD Muba, Jangan tebang pilih, sentimen, apa lagi kalu sampai terindikasi pesanan ataupun diarahkan sehingga berpotensi merugikan pihak pihak tertentu terkhususnya kami kontraktor lokal, Ujar juru bicara GKM Andip Apriansyah usai melayangkan surat pemberitahuan aksi damai di Intelkam Polres Muba kepada awak media kitamerahputih.com, Senin, 28 November 2022.

“lebih lanjut Andip Apriansyah mengatakan kami kontraktor lokal merasa terzolimi dan keberatan atas hasil audit BPK Sumsel terhadap paket-paket pekerjaan yang ada di seluruh OPD Kabupaten Muba. 

Contoh proyek rekan kami senilai 1,9 milyar rupiah belum dipotong pajak dan berdasarkan LHP Audit BPK dinyatakan ada kelebihan bayar senilai 900 juta, terkait hal tersebut menurut kami BPK Sumsel perlu menjelaskan dengan transparan kepada rekan kontraktor hal hal apa saja yang jadi dasar penyebabnya sehingga di dapat nilai sebesar 900 jutaan rupiah tersebut, Oleh karena itu melalui aksi damai kami minta BPK Sumsel dalam melakukan audit agar berlaku adil, transparan dan jelaskan uraianya kepada pihak kontraktor di hadapan OPD terkait ” ungkapnya.

“Kami minta kepada BPK Sumsel untuk meninjau proyek rekan-rekan kami yang ada di luar jangkauan, seperti di Bayung Lencir daerah perbatasan dengan Provinsi Jambi, dimana material dan batching plant nya sangat sulit sekali di dapat. 

Setelah Pekerjaan jalan selesai berdasarkan opname pihak OPD, namun anehnya berdasarkan audit BPK Sumsel proyek 1,9 milyar diminta mengembalikan 900 juta tanpa ada penjelasan detailnya sehingga menurut saya ini sudah sangat tidak wajar,” kata andip.

Menanggapi Aspirasi Gabungan Kontraktor Muba, Satoto Waliun Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kabupaten Musi Banyuasin menyatakan dukungan nya dan siap mengawasi dan memantau kinerja BPK Sumsel dalam menjalankan tupoksi nya sebagai auditor negara yang tunjangan nya bersumber dari uang rakyat.

Dalam waktu dekat LMP Muba segera melayangkan surat kepada DPRD agar dapat Mempasilitasi Rapat Dengar Pendapat Laskar Merah Putih bersama BPK Sumsel dan OPD Pemkab Muba terkait Hak Hak Masyarakat atas Tupoksi dari BPK, ungkap Kamacab LMP Muba di Sekretariat Markas Cabang LMP Musi Banyuasin jalan Sekayu - Pali Senin sore 28/11/2022.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Kuasa Hukum Terdakwa Jiwasraya Persoalkan Vonis Hakim yang Persis Tuntutan Jaksa

Mon, 19 Oct 2020 02:38:38am

Liputan6.com, Jakarta - Penasihat Hukum Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Soesilo Aribowo kecewa dengan putusan Majelis Hakim...

Keterjangkauan dan Kemudahan Layanan Dinilai Jadi Solusi Masyarakat Melek Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:36:01am

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi memegang peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan usaha atau...

YLBHI Minta Polisi yang Pukul Jurnalis Saat Liput Demo Diproses Hukum

Mon, 19 Oct 2020 02:34:37am

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur meminta kepolisian memproses hukum personelnya...

Penegak Hukum Diminta Hati-Hati Tangani Kasus Perbankan

Mon, 19 Oct 2020 02:00:31am

Liputan6.com, Jakarta - Penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung diminta berhati-hati dalam menangani kasus perbankan. Pasalnya posisi perbankan...

4 Relawannya Dianiaya Oknum Polisi, PP Muhammadiyah Siapkan Jalur Hukum

Mon, 19 Oct 2020 01:58:37am

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penganiayaan yang diterima 4 relawan...

Baca Juga