Minggu, 30 Agustus 2026 - 03:23 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dukung Pemkab Muba, Warga Positif COVID di BayLen Sepakat Isoman

Jumat, 9 Juli 2021
161 views
0
IMG-20210709-WA0040

BAYUNG LENCIR- Dampak pandemi Covid-19 di Indonesia semakin meluas. Penambahan lonjakan kasus yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 dari hari ke hari nampak jelas meningkat terhitung pertengahan Juni hingga memasuki bulan Juli 2021. Tertinggi adalah Rabu, 7 Juli 2021 dengan penambahan 34.379 kasus positif Covid-19 di Indonesia. 

Mengingat fasilitas yang terbatas, layanan kesehatan di rumah sakit kini difokuskan untuk perawatan pasien Covid-19 dengan gejala berat dan sedang. Sementara banyak pasien Covid-19 lainnya, yang mengalami gejala ringan ataupun tanpa gejala diarahkan menjalani isolasi.

Proses isolasi  mandiri ( isoman) dilakukan di fasilitas milik pemerintah, tak menutup kemungkinan  di rumah masing-masing pasien yang sedang positif Covid-19. Di Musi Banyuasin, isoman bahkan sudah muncul dari kesadaran warga desa. Ketika Kemenkes merilis platform telemedicine untuk pasien covid19 pada Rabu, 6 Juli 2921, di sejumlah desa di Bayung Lencir sudah menerapkan Baylen Ligat. Yakni sebuah kearifan lokal yang subur di warga sekitar untuk membantu kelangsungan hidup pasien isoman dengan suplai makan. 

Camat Bayung Lencir, M Imron MSi  bersama  Forkopimcam ikut mendukung dengan melibatkan pihak swasta untuk menopang Baylen Ligat bagi warga isoman ini. 

" Ini gerakan warga untuk membantu warga sekitar. Sekaligus bukti kepekaan dan kepedulian sosial masyarakat Muba, khususnya Bayung Lencir terus tumbuh seiring pageblug covid19. Modal sosial ini yang kita support. Sebagai wakil pemerintah kita sarankan para kepala desa untuk memperkuat gerakan warga secara administratif. Lalu desa melakukan musyawarah desa ( musdes)," terang Imron, Jumat, (8/7/2021). 

Salah satu desa akhirnya menyelesaikan musdes yakni Desa Suka Jaya, Kamis kemarin. 

"Praktis, Ligat dan gerak cepat. Hasil rapat, pertama adanya tempat memasak yang dipusatkan di rumah RT setempat. Kedua, secara bergiliran dalam sehari 2 kepala keluarga bertanggung jawab  memasak bagi pasien isoman. Ketiga, pengantaran makanan dilakukan oleh RT , Pemdes dan nakes sekaligus mengecek kondisi kesehatan warga isoman. Terakhir, warga secara swadaya memberikan bahan mentah bagi yang mampu. Warga yang tak  mampu berpartisipasi ikut memasak di rumah RT," beber dia.

Sebelumnya, Kamis, Bupati Muba DR H Dodi Reza Alex Noerdin telah mempopulerkan isoman care bertajuk Gerakan Muba Peduli Warga Terdekat (MUBA LiGaT) yang secara  Ligat  yang dalam bahasa Sekayu  berarti lincah ini diyakini ampuh menopang pasien isoman. 

Gerakan Ligat isoman care ini sekaligus menepis kegundahan  masyarakat yang terdampak virus Covid-19 yang  seolah dikucilkan dan tidak diperhatikan oleh masyarakat disekitarnya. 

"Gerakan Muba Peduli Warga Terdekat (MUBA LiGaT) ini adalah treatment untuk menciptakan rasa kepedulian dan partisipasi masyarakat yang tedampak virus Covid-19. Harapannya,  warga yang terdampak virus Covid-19 ini merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah yang dihadapi. Baik mereka yg menjalani isoman, suspect Covid-19 atau pasca  perawatan di rumah sakit. Karena mereka harus menjalani isoman di rumah selama 14 hari. Tetangga sekitar bergantian mengantarkan masakan pagi siang dan malam yg diawali dengan musyawarah tingkat RT. Pemerintah , ormas dan masyarakat hadir dengan memberikan sembako ke rumah yang ditunjuk, secara swadaya memberikan makanan sesuai hasil musyawarah," rincinya. 

 

Menurut Kadinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah, MARS proses pengantaran makananpun dilakukan oleh tetangga  dikawal oleh pemerintah setempat, tenaga kesehatan, babinsa dan babinkamtibmas. Menurutnya upaya ini sinergi dengan gerakan Kapolda Sumsel 'serbu kampung Covid'. Azmi menyebutkan  Bayung Lencir selama ini sudah melakukan upaya ini. Dirinya mendorong agar kepekaan sosial yang tumbuh mandiri di masyarakat dibuat  masif serta  dalam bentuk program atau gerakan. 

"Seluruh stakeholder mendukung. Alhamdulillah dalam waktu 1 minggu Kecamatan Bayung Lencir mampu mensikapi,  status zona kuning ini diharapkan membaik hingga hijau. Untuk Bayung Lencir dan semua wilayah lain," kata Azmi.

Pantauan di Suka Jaya, Jumat siang tampak Camat Bayung Lencir dan Forkopimcam mengawal giat Ligat Isoman Care yang menjalani isolasi mandiri di rumah. 

"Pada Baylen Ligat ini kami membantu meringankan beban warga yang menjalani isolasi mandiri, mendukung kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap warga yang menjalani isolasi mandiri. Sebagai pamong, kami terus mendorong swadaya masyarakat, sekaligus menyediakan bantuan pemerintah dan pihak lain. Masyarakat kita terbukti kuat, peduli dan mau terlibat. Mereka mulai sadar tidak menjauhi dan mengucilkan warga yang terdampak Covid-19. Ini yang selalu kita dorong bersama," terang Imron.

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Diterjang Kebakaran Sabtu Pagi, Dua Pemilik Rumah di Lawang Wetan Rugi Puluhan Juta

Sat, 11 Jul 2026 07:47:54am

SEKAYU — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Dusun 3, Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)...

Garda Terdepan Kesejahteraan Rakyat, IIPG Muba Gelar Sarasehan dan Diklat Peningkatan Kapasitas Perempuan

Fri, 10 Jul 2026 04:05:22am

MUBA, 10 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Istri Partai Golkar (DPD IIPG) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menggelar acara Sarasehan...

Disnakertrans Muba Dorong Penguatan Hubungan Industrial yang Harmonis Antara Pekerja dan Perusahaan

Fri, 10 Jul 2026 12:02:36am

  Sekayu - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin secara resmi menerbitkan Surat Anjuran terkait dinamika...

Perkuat Peran Perempuan, PD KPPG Musi Banyuasin Gelar Diklat dan Siap Hadapi Tantangan Digital

Thu, 9 Jul 2026 02:55:12am

MUBA — Pimpinan Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (PD KPPG) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan...

Duka Bapak Paiman di Desa Bukit Indah: Rumah Ludes Terbakar, Ketulusan Warga dan Damkar Jadi Kekuatan

Wed, 8 Jul 2026 07:42:32am

  PLAKAT TINGGI, MUBA – Ujian berat tengah menimpa Bapak Paiman, seorang warga di Desa Bukit Indah B3, Kecamatan Plakat Tinggi. Pada Rabu...

Baca Juga