Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:33 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dugaan Pungli SMKN di Tulungagung Belum Final, LMP Kawal Rekomendasi Sanksi Pembinaan Inspektorat Jatim

Kamis, 12 Februari 2026
314 views
0
IMG-20260212-WA0047

 TULUNGAGUNG – Perkara dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung memasuki babak baru. Meski Inspektorat Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan rekomendasi sanksi berupa pembinaan dan pengawasan, kasus yang dikawal oleh Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Tulungagung ini ditegaskan belum berakhir.

Perjalanan kasus ini terbilang panjang, bermula dari aduan wali murid ke Polres Tulungagung hingga sempat menarik perhatian Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri melalui gelar perkara khusus. Teranyar, Inspektorat Jatim melimpahkan perkara ini kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur,

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari Inspektorat Jatim terkait pelimpahan tersebut.

"Laporan pengaduan terkait dugaan pungli di SMKN Tulungagung telah dilimpahkan pada Disdik Jatim untuk dilakukan pembinaan dan pengawasan. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Polres Tulungagung," ujar Hendri, Kamis (12/2/2025).

Hendri menekankan bahwa poin penting dalam surat tersebut adalah kewajiban Disdik Jatim untuk melaporkan hasil tindak lanjut pembinaan kepada Inspektorat dan pihak kepolisian. Hal ini menandakan bahwa proses hukum masih memiliki peluang untuk berkembang.

"Permasalahan ini belum final. Masih ada potensi untuk dibuka kembali atau ditingkatkan ke tahap penyidikan, tergantung pada bagaimana rekomendasi tersebut dijalankan," tegasnya.

LMP Tulungagung berkomitmen untuk terus mengawal proses ini, khususnya di tingkat Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) wilayah Tulungagung-Trenggalek. Hendri berharap momentum ini menjadi titik balik perbaikan sistem penggalangan dana di lingkungan sekolah.

"Fokus kita adalah memastikan Disdik Jatim memperbaiki sistem penggalangan dana agar sesuai peraturan, sehingga praktik pungli tidak lagi menghantui dunia pendidikan di masa depan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Cabdindik Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek belum memberikan keterangan resmi terkait langkah pembinaan yang akan diambil.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

DPRD MUBA Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Batang Hari

Tue, 25 May 2021 05:31:19am

Sekayu - Selasa, (25/05/2021) Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Sugondo menerima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Batang Hari dalam rangka Study...

Satu Komando, Kamacab LMP M.Zaini Arifin Ajak Warga Banyuasin Cegah Penyebaran Covid 19

Tue, 25 May 2021 05:27:57am

  kitamerahputih.com Selasa, 25 Mei 2021 Banyuasin - Sumsel, Meningkatnya kasus penyebaran positif covid 19 di Kota Palembang dan beberapa...

Launching Pembayaran PNBP SIM Secara Non Tunai (CASHLESS) BRI beri kemudahan Pembayaran SIM 

Tue, 25 May 2021 04:11:54am

 Launching Pembayaran PNB Kitamerahputih.com Untuk memberikan pelayanan yang prima terhadap masyarakat Polres Musi Banyuasin Melalui satuan...

Audiensi dan Silaturahmi antara DPRD dengan Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang Sekayu

Tue, 25 May 2021 04:09:53am

Sekayu - (24/05/2021) telah dilaksanakan Audiensi dan Silaturahmi antara DPRD dengan Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang Sekayu yg...

Kamada Prof.Dr.H.M Edwar Juliartha MM Himbau Marcab dan MAC LMP se Sumsel, Peran Aktif Cegah Covid 19

Mon, 24 May 2021 06:13:10pm

. kitamerahputih.com Senin, 24 Mei 2021 Palembang - Sumsel, Meningkatnya kasus penyebaran covid 19 di beberapa wilayah dalam provinsi sumatera...

Baca Juga