Selasa, 28 April 2026 - 01:39 WIB
banner ucapan Sekda revs

Disdik Jatim Ditagih Komitmen Jalankan Sanksi Administrasi Terkait Dugaan Pungli di SMKN Tulungagung

Selasa, 31 Maret 2026
160 views
0
IMG-20260331-WA0026

TULUNGAGUNG – Penanganan dugaan pungutan liar (pungli) di salah satu SMKN di Kabupaten Tulungagung kini memasuki babak baru. Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Macab) Tulungagung mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur untuk segera menjalankan rekomendasi Inspektorat Jatim terkait sanksi administrasi dan pembinaan.

Desakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang dikirimkan LMP Tulungagung kepada Kepala Disdik Provinsi Jatim pada Selasa (31/3/2026). Langkah ini diambil guna memastikan perkara tersebut tidak menguap begitu saja setelah proses pidananya dihentikan.

Bukan Berarti Masalah Selesai

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, menegaskan bahwa meskipun Unit Tipidkor Satreskrim Polres Tulungagung telah menghentikan perkara secara hukum (pidana) karena belum ditemukannya unsur perbuatan melawan hukum, tanggung jawab administratif tetap harus berjalan.

"Kami memegang surat dari Inspektorat yang memerintahkan Disdik untuk melakukan pembinaan dan pengawasan, serta melapor kembali hasilnya ke Polres dan Inspektorat. Kami tidak ingin surat itu hanya menjadi 'macan kertas'," tegas Hendri.

Hendri menambahkan, jika rekomendasi ini diabaikan, hal tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan pemerintah.

Dasar Hukum Rekomendasi Inspektorat

Surat yang dilayangkan LMP merujuk pada surat Inspektorat Provinsi Jatim Nomor: 700.1.2.4/476/060.2/2026 tertanggal 6 Februari 2026. Dalam dokumen tersebut, terdapat tiga poin krusial yang ditegaskan:

Indikasi Praktik Pungli: Adanya temuan awal oleh Satreskrim Polres Tulungagung mengenai dugaan kuat praktik pungli dengan modus keputusan rapat komite sekolah.

Status Pidana: Berdasarkan gelar perkara, proses hukum dihentikan karena belum terpenuhinya unsur pidana.

Pelimpahan Sanksi: Inspektorat melimpahkan permasalahan ini kepada Kepala Disdik Jatim untuk dilakukan Pembinaan dan Pengawasan, serta wajib melaporkan hasilnya kepada Inspektorat dan Polres Tulungagung.

Menuntut Transparansi

Hingga saat ini, LMP Tulungagung mengaku belum menerima informasi resmi mengenai langkah nyata yang diambil Disdik Jatim terhadap sekolah yang bersangkutan.

"Surat yang kami kirim hari ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial kami kepada masyarakat. Kami meminta Disdik Jatim tidak 'main mata' dan segera bertindak sesuai prosedur yang ditetapkan oleh Inspektorat," pungkas Hendri.

Melalui langkah ini, LMP berharap ada perbaikan sistem di lingkungan pendidikan agar modus pungutan berkedok rapat komite tidak kembali terulang dan membebani wali murid.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

STIA Bayuangga Peduli Korban Banjir Dringu

Fri, 12 Mar 2021 01:05:13pm

STIA Bayuangga Peduli Korban Banjir Dringu kitamerahputih.com Jumat, 12/03/2021. Probolinggo - Jawa Timur, Pasca banjir  yang menerjang warga di...

Giat Jumat Berkah Laskar Merah Putih Bersama TNI – Polri Bagikan Masker

Fri, 12 Mar 2021 08:06:46am

Giat Jumat Berkah Laskar Merah Putih Bersama TNI - Polri Bagikan Masker kitamerahputih.com Jumat, 12/03/2021. Probolinggo - Jawa Timur, Markas...

Babinkamtibmas Hingga Babinsa Bersama Laskar Merah Putih Bagikan Masker

Fri, 12 Mar 2021 07:57:26am

Babinkamtibmas Hingga Babinsa Bersama Laskar Merah Putih Bagikan Masker Kitamerahputih.com Jumat 12 Maret 2021 11.00 Probolinggo - Jawa Timur,...

Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pasca Banjir Probolinggo, LMP Ucapkan Terimakasih

Fri, 12 Mar 2021 01:49:25am

Gubernur Jawa Timur Tinjau Langsung Pasca Banjir Probolinggo, LMP Ucapkan Terimakasih Kitamerahputih.com Jumat, 12 Maret 2021 Probolinggo - Jawa...

Srikandi Laskar Merah Putih Galang Dana Untuk korban Banjir ke Empat

Thu, 11 Mar 2021 12:01:09pm

Srikandi Laskar Merah Putih Galang Dana Untuk korban Banjir ke Empat kitamerahputih.com Kamis, 11/03/2021. Probolinggo - Jawa Timur, Pasca banjir...

Baca Juga