Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:57 WIB
Bijak Bermedia Sosial

Dinilai banyak kejanggalan PPDB SMA di Tulungagung, Laskar Merah Putih surati Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk tuntut Keterbukaan.

Kamis, 20 Juli 2023
408 views
0
IMG-20230720-WA0086

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tulungagung 2023 kembali menjadi sorotan. Pelaksanaan kebijakan yang diterapkan di tahun ini ditengarai menjadi sebab banyaknya kejanggalan yang terjadi.

Hendri Dwiyanto selaku Ketua Laskar Merah Putih Macab Tulungagung menyampaikan, mulai dari Jalur Afirmasi , Jalur Prestasi hingga Zonasi , Perpindahan kerja Orag tua. ditemukan beberapa kejanggalan antara lain banyak siswa yang terdaftar diluar jarak yang ditentukan masuk melalui jalur Zonasi.

"Selain itu pada Jalur Prestasi, juga ditemukan beberapa kejanggalan seperti telah mendapat banyak berbagai prestasi di bidang olahraga, namun tidak diterima". ungkap Hendri. Kamis (20/07/2023)

Laskar Merah Putih mendorong Kacabdindik Tulungagung & Trenggalek sebagai kepanjangan tangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk lebih ketat mengawasi dan mengevaluasi proses Penerimaan Peserta Didik Baru di Tulungagung. Jangan sampai ada titipan didasarkan atas alasan-alasan subjektif dengan melebihikan Pagu yang sudah ditetapkan. Kalau perlu evaluasi total data yang sudah masuk.

Ditemui dikantor LMP Tulungagung, Hendri menyatakan wajib Transparansi dilakukan dalam PPDB SMA. 

"Jika tidak dibarengi dengan layanan yang Responsif dan terbuka dari Dinas Pendidikan, tidak salah apabila banyak masyarakat berasumsi bahwa PPDB tahun ini akan memakan korban. Bagi yang kurang berhak mengambil jatah yang lebih berhak. Atau menjadi momen saling terkam dan saling resah antar pelajar dan orangtua murid," jelasnya.

Hendri mendorong agar Kacabdindik Tulungagung Trenggalek lebih terbuka terhadap proses diskusi dengan pihak-pihak di luar instansinya, seperti unsur Dewan Pendidikan, DPRD, pengamat, Ormas, serta komunitas orangtua murid dan pelajar untuk menyediakan layanan PPDB yang terbaik bagi calon siswa.

"PPDB harusnya menjadi momen transisi pendidikan yang memerdekakan, bukan terus menerus menjadi momok bagi semua. Urusan pendidikan adalah urusan bersama yang menyangkut masa depan, bukan urusan Dinas Pendidikan sendirian," pungkasnya.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

New Feed

Sekda Muba Turun Langsung Genjot PAD, Instruksikan Optimalisasi Pajak Daerah dan Penguatan UMKM

Tue, 7 Apr 2026 12:54:23am

MUSI BANYUASIN- Sekda Muba, Drs Syafaruddin MSi, bergerak cepat memperkuat fondasi fiskal daerah. Melalui rangkaian silaturahmi dan konsolidasi...

Proaktif dan Responsif, Disnakertrans Muba Berhasil Mediasi Belasan Kasus Hubungan Industrial di Kuartal I (JAN-MARET) 2026

Mon, 6 Apr 2026 11:59:21am

SEKAYU (6 April 2026) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga...

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Toha Tegaskan Anggaran Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Mon, 6 Apr 2026 12:56:05am

  Sekayu, Muba – Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih disiplin dan cermat dalam...

Kawal Korban Intimidasi, LMP Tulungagung Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Perampasan Kunci Motor

Sun, 5 Apr 2026 06:02:57am

TULUNGAGUNG – Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam pendampingan masyarakat. Ketua LMP Tulungagung,...

Perkuat APBD, Pemkab Muba Dorong Pencairan Dana Pusat Lebih Cepat dan DAU Naik

Sun, 5 Apr 2026 01:03:15am

JAKARTA- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam mengamankan hak fiskal daerah melalui audiensi dengan...

Baca Juga